Tips Membuat Pennylane Cookies


Akhirnya setelah berkali-kali mencoba, aku berhasil menaklukan Pennylane Cookies-nya mbak Riana… Sebenarnya masalahku itu ada di penampakan cookiesku yang tak kunjung cantik. Selalu bermasalah dengan melebar kesana-kemari atau malah jadinya tidak chewy karena over-baked. Untuk rasanya sih memang sudah tidak ada masalah.

Dengan semangat pantang menyerah, aku mencoba lagi membuat Pennylane Cookies ini dengan benar-benar mendetailkan semua proses.

Dalam percobaan kali ini, campuran telur dan gula aku kocok sampai putih dan kental. Supaya tidak capek, aku pakai standing mixernya dan aku biarkan mengocok adonan itu sampai kurang lebih 20 menitan – aku pakai hand- Miyako. Adonan pun tampak kental sekali saat dimatikan.

Sambil menunggu kocokan telur mengembang, aku lelehkan dan butternya. Butter tidak dilelehkan sampai cair semua, tapi masih ada sisa yang perlahan mencair sendiri. Lalu aku aduk rata dengan yang juga tidak meleleh semua.

Setelah coklat dan meleleh sempurna, lalu dicampur dengan kocokan telur dan semua bahan tersisa. Aduk rata dengan spatula besar. Setelah semua telah diaduk rata, adonan aku simpan dahulu di kulkas selama satu jam sebelum dipanggang.

Oven aku panaskan 30 menit sebelumnya, untuk memastikan ovenku () sudah cukup panasnya. Suhu oven listrikku pun aku stel di 200 C. Setelah oven cukup panas, adonan yang sudah disendokkan di loyang yang dilapisi baking-paper dipanggang selama 10 menit saja.

Aku menggunakan sendok es krim, sehingga ketika adonan disendokkan ke loyang, bentuk adonan masih berbentuk bola tinggi. Bola tinggi ini aku maksudkan agar adonan tidak cepat meleber ke samping. Bila tidak ada sendok es krim, pakai sendok biasa juga bisa tapi tetap upayakan adonannya membumbung tinggi.

Dan hasilnya adalah Pennylane Cookies yang mengembang sempurna, kokoh tapi tetap chewy… Berhasil! Berhasil! Berhasil! Hore!

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: