Cita rasa Cooking Chocolate

Untuk membuat kue, biasanya digunakan coklat khusus lazim disebut cooking yang bisa dibeli di toko bahan kue atau supermarket besar di kota anda. Jenis cooking umumnya ada dua yaitu Chocolate Compound dan Chocolate Couverture.

Nah dari dua jenis coklat itu, akan memiliki varian rasa. Di pasaran terdapat beberapa citarasa cooking chocolate, bahkan kini sudah tersedia juga aneka coklat yang sudah diberi tambahan perasa. Misalnya rasa strawbery dan cappuccino. Sangat memudahkan kita bila ingin membuat kue atau coklat praline dengan rasa yang sudah disediakan oleh produsen coklat tersebut. Tinggal kita melakukan eksperimen saja untuk mendapatkan rasa yang diinginkan.

Dalam tulisanku ini, aku tidak membahas coklat yang memiliki rasa bukan coklat atau yang sudah diberi perasa tambahan. Karena kalau menurutku yang sangat suka coklat ini, coklat ya rasanya harus seperti coklat 😀

Untuk pembuatan kue, kita harus memilih coklat yang tepat, supaya cita rasa kue yang diinginkan bisa sesuai. Aku pernah membuat brownies dengan dua macam dark chocolate dengan merek berbeda, dan ternyata rasanya memang berbeda pula. Salah satu browniesku jadinya rasanya menjadi terlalu manis, sehingga gulanya harus dikurangi supaya rasa browniesnya menjadi kembali harmonis 🙂 Padahal itu dark chocolate loh, ternyata dark chocolate pun ternyata ada manisnya juga.

Nah untuk sedikit panduan dalam memilih coklat, di bawah ini ada beberapa rasa coklat yang ada di pasaran. Tapi teteeup ya sodara-sodara harus mencoba dan merasakan sendiri coklat-coklat ini dalam kue yang dibuat supaya bisa memahami cita rasa coklat yang diinginkan.

Bitter Chocolate: Coklat ini terbuat dari cocoa liquor dan 50% cocoa butter. Memiliki cita rasa pahit yang paling terasa dibanding jenis coklat lainnya. Bitter chocolate ini jarang sekali ada di toko bahan kue, kalau pun ada biasanya dari merek luar yang harganya agak tidak masuk akal untuk menjadikan coklat ini sebagai bahan baku jualan, hehehe. Kecuali jualan kuenya ke kalangan yang tidak pernah menanyakan harga makanan yang dibelinya 😛

Bitter Sweet: Memiliki cita rasa pahit dan manis. mengandung 35%-50% cocoa liquor dengan cocoa butter, gula dan rasa vanila. Bitter sweet chocolate biasanya ada di jenis coklat couverture merek lokal. Harganya masih lumayan terjangkau, tapi ya tetap deh kue kita jadinya lebih mahal daripada kue tetangga hehehe.

Semi Sweet: Memiliki cita rasa manis yang dominan. Semi sweet biasanya sering dikonsumsi begitu saja sebagai kudapan. Pastinya kita akan kerepotan menakar ulang gula yang harus digunakan dalam resep karena harus mengompensasi kemanisan si So-Sweet eeh Semi Sweet Chocolate ini.

Milk Chocolate: Seperti namanya, coklat ini bercita rasa susu yang dominan. Milk chocolate juga sering dijadikan kudapan karena cita rasanya yang yang tidak pahit, manis dan dominan susu. Aku lebih sering memakan langsung milk chocolate daripada dijadikan kue.

White Chocolate: Sebenarnya jenis ini bukanlah coklat karena tidak mengandung cocoa liquor, hanya cocoa butter dan campuran bahan lainnya. Bahkan ada jenis white chocolate yang tidak mengandung cocoa butter sama sekali.

Kalau aku belanja coklat di Toko Bahan Kue, biasanya hanya mengenal dan melihat cooking chocolate dari jenis-jenis: Dark Chocolate, Milk Chocolate, dan White Chocolate. Juga ada coklat couverture, yang juga ada jenis dark dan milknya. Couverture yang white chocolate sih ada, tapi bingung juga kenapa disebut couverture karena white chocolate sebenarnya bukan coklat, dan aku juga masih gagal paham apa bedanya white chocolate yang couverture dengan yang non-couverture. Aku riset dulu yaa, kalau ada yang tahu, please dijelaskan di komentar bawah, please ..

Demikian sedikit sharing tentang cita rasa coklat, semoga membantu 🙂

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: