Oven tangkring adalah salah satu jenis portable yang terdiri dari beberapa ukuran dan biasanya menggunakan kompor sebagai alat pembakarannya. Oven tangkring sering disebut sebagai jadul karena orang-orang sekarang lebih senang menggunakan atau gas. Meskipun sudah dikatakan jadul dan sederhana, menggunakan tangkring sebagai alat pemanggang hasilnya juga tidak kalah sempurna seperti loh. Dan aku sebut sebagai oven portable karena memang mudah diangkut kemana-mana sebab ringan dan compact.

Salah satu merek yang melegenda di kalangan pengguna oven tangkring adalah Oven Hock. Dalam artikel ini aku akan lebih banyak membahas merek oven Hock ini.

Oven tangkring merek Hock ini terbuat dari bahan Aluminium tebal anti karat. Ukuran Oven Hock paling besarnya yaitu Oven Hock No.1 berdiameter 55 cm dengan maksimum loyang yang bisa masuk berukuran 45 cm. Ukuran selanjutnya yaitu oven Hock ukuran 2, ukuran 3 dan ukuran 4.

Lebih jelasnya untuk bagian dan fungsi dari oven tangkring Hock adalah sebagai berikut:

Fungsi Bagian dari Oven Hock

1. Lubang Putaran Hawa atau Cekungan pada bagian atas Oven
Ada dua model oven tangkring Hock yang aku tahu yaitu yang bagian atasnya ada cekungan berlubang-lubang untuk tempat meletakkan arang (Hock TA – Tempat Arang) dan modal yang atasnya ada semacam lubang ventilasi yang bisa dibuka tutup, yang disebut putaran hawa (Hock PH – Putaran Hawa). Fungsi Tempat Arang dan Putaran Hawa adalah untuk mengeringkan permukaan kue.

Kiri : Oven Hock Putaran Hawa. Kanan : Oven Hock Tempat Arang | foto dari Hock Indonesia

Untuk yang memiliki tempat arang di atasnya, memang bisa ditambahkan arang untuk tambahan panas dari atas oven. Dan katanya bisa digunakan juga untuk memanggang lapis legit, karena adanya tambahan panas dari arang tersebut. Aku belum pernah mencoba karena cari arangnya saja susah di tempatku. Mungkin ada teman-teman yang pernah mencoba, boleh share di komentar ya…

1. Thermometer
Oven tangkring Hock memiliki termometer yang terletak di bagian depan kaca pintu oven (lihat gambar di atas). Kalau oven Hocknya baru dibeli, sebaiknya thermometer ini dicek dulu apakah masih berfungsi atau tidak sebelum digunakan. Untuk tingkat akurasi thermometernya, asalkan tidak dibandingkan dengan thermometer oven yang lain, seharusnya thermometer ini bisa diandalkan. Kenapa jangan dibandingkan? karena untuk mengukur suhu dalam oven, sebaiknya tentukan saja satu alat ukur, apakah mau pakai thermometer yang terpasang di oven atau mau berpatokan pada thermometer oven tambahan. Hasil pengukuran bisa berbeda, walau seharusnya sih tidak jauh banget ya. Pengalamanku perbedaan suhu thermometer bawaan oven berbeda 25-35 C dari thermometer oven yang terpisah. Kalau bedanya lebih dari 50 C, maka bisa jadi salah satu thermometernya sudah tidak akurat atau rusak.

2. Rak kawat
Saat kita membuka kaca oven tangkring, maka akan menemukan 3 rak kawat yang dibagi menjadi bagian bawah, tengah dan atas. Rak kawat ini untuk tempat loyang untuk memanggang adonan kue. Walaupun ada 3 rak kawat, tidak disarankan menggunakan ketiga rak itu sekaligus.

Baca Juga:  Ketahui Macam Mixer dan Whisk Sesuai Kebutuhan

Posisi paling ideal untuk memanggang kue adalah di rak tengah. Kalau di rak atas, permukaan kue akan cepat mengering sementara kalau di rak paling bawah, bagian bawah cake akan cepat gosong karena panas. Kalau mau pakai rak paling bawah untuk memanggang, disarankan untuk teknik au bain marie saja atau letakkan loyang tipis yang ditaburi pasir bersih untuk menahan panas dari api bawah.

Karena oven tangkring atau menggunakan kompor sebagai alat pembakarannya, kita bisa mengatur besarnya api dari kompor untuk mencapai suhu panggang yang diinginkan.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Oven Tangkring Hock

Kesimpulanku sampai saat ini adalah oven tangkring Hock adalah solusi praktis dan ekonomis untuk membuat kue tanpa harus mengeluarkan uang banyak membeli oven listrik yang wattnya besar atau membeli oven gas khusus yang selain harganya gak murah, juga membutuhkan tabung gas untuk si oven sendiri.

Selain memiliki kelebihan, tentu oven Hock juga memiliki kekurangan, mari kita cermati bersama:

Kelebihan Oven Hock

1. Oven Hock no.1 memiliki luasan yang cukup untuk loyang berukuran 40 – 50cm, itu artinya mampu memanggang kue berukuran lumayan besar. Pastinya juga lebih ekonomis karena harganya terjangkau.
2. Selain harga ovennya yang terjangkau, oven hock tidak menggunakan listrik karena menggunakan panas api kompor yang bisa sharing penggunaan gas yang sudah digunakan untuk kompor. Beli tabung gas baru juga lumayan mahal kan?
3. Portable, alias bisa diangkut-angkut. Oven listrik yang compact juga bisa diangkut-angkut sih, tapi pas diangkut ke rumah yang listriknya gak cukup daya kan gak bisa dipakai juga. Beda dengan Oven tangkring yang pastinya bisa dipakai di kompor gas kan?

Kekurangan Oven Hock

1. Kekurangan utama menurutku adalah terkadang kompor gak cukup besar untuk tangkringan si Oven Hock terutama oven hock no.1 yang paling besar. Kalau gak mau beli kompor khusus untuk si oven hock, solusinya adalah ganjal batu bata atau beli tatakan oven tangkring yang dibuat khusus, ada dijual di marketplace.
2. Kekurangan lainnya dari oven tangkring ini adalah rawan gosong serta beresiko adonan tidak bisa matang merata. Yah tapi dengan banyak berlatih, kita akan mengenali karakter oven tangkring kita dan bisa mengatasi issue panas kurang rata atau ketiadaan thermometer yang akurat. Toh oven mahal sekali pun tetap saja penggunanya harus memahami karakter si oven supaya bisa memanggang kue yang matang dengan sempurna.

Baca Juga:  Tips Membuat Bika Ambon Bersarang dan Anti Bantet

Jadi, tetap semangat baking pakai oven tangkring!

Artikel Lainnya:

Saran? Pertanyaan? or just say hi? Leave your comment yaah ^_^