Cara Membuat Ganache Mengkilap

Jadi begini. Aku ini tak pandai mendekorasi kue 😀 Sehingga biasanya kalau ada yang order birthday cake atau cake apapun yang sifatnya harus didekorasi, aku tolak dengan manis dan menyarankan untuk order ke bakul kue online atau bakery lain saja yang sudah terbukti kepiawaiannya dalam mendekor kue.

Tapi pelanggan yang satu ini bersikeras memesan untuk ultahnya. Didekor sederhana pun tak mengapa. Yang penting dia mau kue ultahnya itu kue kesukaannya ya -nya Goldoven (tepatnya Dark Choco Melt Brownies-nya Goldoven)

Alamak, sudah dijelaskan berkali-kali bahwa kemampuan dekorku terbatas tapi tetap keukeuh. Baiklah, orderan satu ini sudah tak mempan untuk ditolak rupanya …

Alhasil semalaman aku mumet mikirin apa yang harus aku lakukan untuk mempercantik si dengan kemampuan dekorku yang sangat terbatas. Cari-cari inspirasi dengan googling dan blogwalking malah bikin jadi tambah minder karena kreasi dekor cake yang aku lihat cuantiikknya minta ampun *nyengirdeh

Akhirnya nemu juga ide simpel yaitu disiram aja supaya mengkilap lalu diatasnya dispuit-spuit apa gitu yang sederhana 😉 Okeh, ide sudah didapat, tapi baru sadar kalau aku selama ini belum pernah sukses membuat yang mulus mengkilap!

Ada dua macam yaitu siram dan kocok. Perbedaannya siram lebih encer karena memang pemakaiannya disiramkan ke atas cake dan menutupi seluruh cake.

Untuk ganache kocok, karena coklatnya dikocok berikut fresh creamnya jadi lebih kental seperti selai. Pemakaiannya dioleskan ke seluruh cake atau untuk pembuatan hiasan kue lainnya.

Nah aku akan membuat ganache siram dan ganache kocoknya sekaligus. Dan aku tidak mau membuat ganache dua kali, maunya ya ganache siramnya bisa digunakan juga untuk ganache kocok.

Setelah tanya sana-sini, akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan resep ganache-nya Rina Rinso yang mudah diingat dengan ukuran 1:2:3. Jadi 1 bagian whipcream bubuk, 2 bagian susu cair,  dan 3 bagian dark cooking cincang.

Resep Ganache Coklat Mengkilap

Tepatnya untuk menutup brownies yang berukuran 24×24 cm dengan tinggi sekitar 5 cm, maka aku menggunakan:

Baca Juga:  Resep Chocolate Fudge Cupcake yang lembut dan moist

300 gram dark cooking dicincang
200 gram susu UHT full cream cair
100 gram whipcream bubuk

Cara membuat Ganache:

Pertama-tama aku campur dulu whipcream bubuk dengan susu UHTnya. Pastikan susunya jangan dingin ya, karena kalau dingin nanti whipcreamnya bisa mendadak kaku.

Setelah whipcream bubuk dan susunya diaduk rata, aku panaskan di kompor. Tanpa menunggu mendidih, cincang aku masukkan dan aku aduk sampai lelehnya rata dengan si whipcream bubuk. Setelah terlihat leleh semua, aku angkat si ganache siram ini dari kompor.

Karena permukaan browniesku tidak rata, maka yang dijadikan bagian atasnya adalah bagian bawah si brownies yang memang rata sempurna. Kalo pake ditrim segala, takutnya bagian meltnya si brownies jadi bocor dan meleber keluar. Jadi ya sudahlah dibalik saja si browniesnya supaya rata 😀

Seluruh permukaan brownies aku lapisi tipis-tipis dengan si ganache siram ini. Setelah dilapis tipis, masukkan ke kulkas supaya mengeras sambil nyiapin peralatan untuk menyiram ganachenya. Untuk bisa disiram dengan sukses, ganachenya sebaiknya suhunya hangat. Jangan sampai si ganachenya jadi rada membeku, susah nyiramnya. Kalau pun si ganache jadi membeku, dipanaskan lagi saja supaya encer lagi.

Dibutuhkan cooling rack atau rak jaring-jaring, baskom untuk menampung lelehan dan tatakan kue yang sebaiknya sudah dipotong seukuran diameter kue.

Nah untuk tatakan kue ini, aku sempat lupa untuk memotong si tatakan seukuran diameter kue. Repotnya itu belakangan, karena tatakannya jadi kena belepotan lelehan coklatnya. Membersihkan dan merapikan lelehan ganache di tatakan itu sungguh pekerjaan yang wow banget deh sabarnya 😀 *gakmaungulangilagi

ganache siram

Alas kue lupa dipotong sehingga ganache belepotan di alas kue

Kue yang sudah ditaro di tatakan itu letakkan di atas rak jaring-jaring itu. Lalu mulailah menuang ganache siram mulai dari tengah. Biarkan si ganache bergerak perlahan menutupi seluruh permukaan kue.

Sebaiknya jangan meratakan si ganache dengan spatula. Untuk membuat si ganache bisa menutup dengan sempurna, cukup angkat kue dan miringkan ke kiri dan ke kanan untuk mengarahkan arah lelehan si ganache. Naaah di sini nih pentingnya pake tatakan kue yang passs ukurannya, karena coklatnya jadi gak belepotan di tatakannya yaa …

Baca Juga:  Resep Cake Pisang Coklat Legit & Melekat Di Hati

Dan hasil akhirnya ganache siramku menutup rata dan kinclong kayak lantai abis dipel! hehehe … ohya sebenarnya ada ketidaksempurnaan di ganache-ku yaitu aku melihat ada gelembung-gelembung muncul di permukaan ganache. Bingung deh, itu gelembung gimana cara menghindarinya yaa?? Harusnya sih saat masih basah, gelembung itu segera dipecahkan dengan tusuk gigi sebelum ganachenya dingin. Tapi ya si newbie ini telat bertindak gitu loh…

Bisa dilihat juga bahwa permukaan ganacheku sudah kinclong tetapi kurang rata 😀 hehehe yeah begitulah kalau kurang rapi meratakan ganachenya yah 😀

ganache mengkilap

Sisa ganache di alas kue sudah dibersihkan dan terlihat gelembung pada permukaan ganache

Ceritanya lanjuutt … Setelah brownies ditutup ganache siram, lalu aku masukkan ke kulkas supaya cepat mengeras.

Lalu sisa ganache yang tadi berjatuhan ke baskom, aku kumpulkan lagi dan aku kocok pakai mixer sampai mengembang. Tentunya setelah didinginkan terlebih dahulu.  Ganache siram yang sudah didinginkan, bisa mengembang sempurna dikocok menjadi ganache kocok. Warnanya lebih muda daripada si ganache siram.

Ganache kocok ini aku masukkan ke plastik contong dan aku pakai spuit entah nomor berapa, pokoke yang ada di dapurku saja 😀 Maklumlaah karena tak pernah mendekor, koleksi spuitku pun apa adanya dan aku juga gak hafal spuit-spuit ini akan menghasilkan bentuk seperti apa saja. Akhirnya mesti coba-coba dulu sebelum dipakai hehehe  …

Dan inilah hasilnya menggunakan ganache kocok yang langsung aku kocok dari sisa lelehan ganache siram tanpa aku diamkan semalaman. Ternyata bisa mengembang juga dan bisa dispuitkan untuk keperluan dekor. Tadinya aku kuatir tidak bisa mengembang, karena di banyak blog menuliskan bahwa ganache ini harus didiamkan semalaman sebelum dikocok.

ganache siram dan ganache kocok

Ganache siram dan ganache kocok dekorasi Brownies

Eits, dilarang komentar soal dekor spuitnya yaaa… aku tau! aku tau! spuitku jeleek, miring dan gak sempurnaaa 😀 Dekor kue itu nggak guwee bangeet … hihihi.

Catatan Tambahan:
Bila tidak memiliki whipcream bubuk, pakai whipcream cair yang dairy (susu) juga bisa. Malah menurutku ganachenya lebih enak karena tidak ada rasa-rasa manis dari si Whipcream bubuk, karena whipcream dairy kan rasanya sudah tawar gurih gitu.

Baca Juga:  Resep Chocolate Peanut Butter Bar

Tetapi untuk keperluan dekor yang lebih kokoh, aku memilih whipcream bubuk, karena ngerii aja si ganachenya cepat meleleh saat dikirim oleh delivery motor ke alamat pelanggan.

Dan memang si ganache ini tidak leleh. Mungkin selain faktor whipcream non dairy, saat mau dikirim kue cover ganache ini sudah aku dinginkan dulu di dalam kulkas lebih dari dua jam untuk memastikan kuenya dingin sehingga bisa membantu ganache bertahan dari panasnya suhu jakarta di bulan Ramadhan yang lalu 🙂

Artikel Lainnya:

28 Comments

  • gilang sari 30/09/2017 at 10:5300 Reply

    Hallo mba makash atas info ya. Oiya mba aku mau tanya nih, rencana kan aku mau buat ganache utk cover cake aku yg akah ditutup dengan fondant. Dengan resep mba ini bisa ga? Aku lbh baik pkai yg kocok ya? Terimakasih ya mba sebelumnya..

    • Maria Shabrina 19/10/2017 at 21:2100 Reply

      Mba, kalau mau cover pakai fondant, kenapa dicover lagi dengan ganache?

  • Hanny Hermawati 14/03/2017 at 07:2600 Reply

    Mbk maaf aku mau tanya,,aku kan beli glaze yg langsung jadi teksturnya kan kental..nah kalo bikin toping buat donat biarmulus gitu mestinya di siram yaa apa glaze nya harus dicampur lagi biar agak encer? Dan apa yaa campuran nyaa…
    Makasih mbk say…

    • cakefever 28/03/2017 at 21:1000 Reply

      Sudah dicoba glazenya Han? Maap baru baca komentarnya …

  • clara irawati 29/10/2016 at 14:3600 Reply

    bisa diganti pk white cooking Chocolate Compound ga ??
    krn rencananya mau di warnain lagi. heheheee
    mbanya pernah nyoba ga ??

    • cakefever 30/10/2016 at 06:3500 Reply

      Belum pernah coba yang white chocolate. Tapi idenya boleh juga tuh. Kalau udah coba, boleh share hasilnya di sini ya … 🙂

  • dw395 dw 24/09/2016 at 19:3800 Reply

    Mbak, klo ga pny whipcream, bs dganti ama apa ya?

    • cakefever 30/09/2016 at 07:3800 Reply

      Untuk ganache kocok mesti pakai whipcream. Kalau ganache siram, bisa ganti susu.

      • Fattma Kriswantho 21/12/2016 at 09:2000 Reply

        susu apa ya mba biasanya

  • andima 09/04/2016 at 11:4500 Reply

    Hai mba, hari ini rencana mau buat kurma coklat, mau coba pakai ganache buat luarnya kurma biar kinclong gitu.
    Saya mau nanya apakah dengan menggunakan ganache hasil akhrinya nanti coklat kurmanya cepet meleleh kah? Dan jika menggunakan ganache tahan berapa hari takutnya cepat jamuran.

    • cakefever 09/04/2016 at 12:4500 Reply

      Ganache itu lembek, Ma… apa memang mau begitu maksudnya? Coklat kurma lapisan luarnya kan memang coklat tho? Kalau dilapis ganache, nanti coklat kurmamu belepetan.

      • andima 09/04/2016 at 13:1300 Reply

        Pengennya biar beda krn kinclong dan coklatnya enak… hihihhi.

        • cakefever 15/04/2016 at 07:0600 Reply

          Tapi belepotan sih, kalau coklat harusnya pakai glaze saja. Ganache itu umumnya dipakai untuk filling atau cover cake.

  • Indah Nur R 08/02/2016 at 07:5700 Reply

    Hai mbakk, bagi info dong. Coklat passionatta bisa dibuat ganache ga yaa ?? Makasih sebelumnya??

    • cakefever 08/02/2016 at 09:4800 Reply

      Coklat passionatta itu apa ya Ndah? Belum pernah lihat. Pada dasarnya kalau coklatnya jenis compound atau couverture pasti bisa dibuat ganache.

  • fitri mega 29/01/2016 at 17:0300 Reply

    hai mbak…
    mau tanya nih. kalo mau buat ganache siram untuk ukuran kue diameter 18 dengan tinggi 7 cm kira takaran bahannya berapa ya? kalau hanya setengah dari takaran mbak diatas kira2 cukup ndak ya?
    terimakasih sebelumnya.

    • cakefever 30/01/2016 at 00:2600 Reply

      Cukup Fit. Nanti tuangnya dari samping dulu ya, baru ke tengah. Jangan dari tengah dulu, takutnya nanti cepat membeku dan akhirnya kamu kehabisan ganache untuk yang dinding cakenya …

  • Yulia Sudjatmiko 30/08/2013 at 16:1200 Reply

    … aku suka baca blog ini deh… 😀 *jempol!*

  • indif 07/02/2013 at 22:0623 Reply

    salam kenal, mbak. aku suka banget lho berpetualang di blog ini. makasih banget ya atas info2nya. ijin copas resep dan tips2nya ya mbak. maklum masih sangat pemula banget. makasih….

    • Ferona 13/02/2013 at 14:1151 Reply

      salam kenal kembali yaa … silakan dicopas dan dipraktekkan yaa …

  • miranti 03/12/2012 at 14:4441 Reply

    hai mbaak….

    sy mau tanya nih, kan itu whipcream bubuknya bs diganti dgn whipcream cair, nah takaran whipcream cairnya sama ga dgn takaran whipcream bubuk? jd whipcream cairnya itu ditimbang spy jd 100gr gitu?

    kynya sy mau cb pakai yg whipcream cair aja nih, soalnya kan ada sisa whipcream dari resep japanesse cheese cake ^_^

    makasih ya mbaak

    • Ferona 25/12/2012 at 11:2102 Reply

      whipcream cairnya jadi 300 gram yah …

  • dewi 02/11/2012 at 11:2329 Reply

    maaf mb, cuma sekedar konfirmasi, apa perbandingannya ga keliru? setau ku yang ganache ala rina rinso 1 bagian whp crm, 2 bag susu UHT, dan 3 bag DCC. di atas ditulis 100 susu UHT, 200 whc, dan 300 dcc… maaf maaaaffff banget klo ternyata aku yang salah baca hehe

    • cakefever 05/11/2012 at 08:3239 Reply

      ohiya… udah aku benerin yaaa.. makasiihh infonya … 🙂 klo pake resep yg whc bubuknya lebih banyak, nanti ganachenya jadi kental banget

  • vida 11/09/2012 at 14:0245 Reply

    alhamdulillah…dapet deh tips yang bener2 aku butuhin mbak… aku suka ngiri liat ganache buat donat yang kinclong
    makasih yak

  • naga_langit 31/08/2012 at 20:2052 Reply

    mau nanya dong,sory kalo OOT
    aku pernah bikin coklat praline,tapi hasil akhir coklatnya kok keras ya(teksturnya)?
    caranya supaya tekstur coklatnya bisa lebih soft itu gimana ya?
    thanks
    🙂

    • cakefever 13/09/2012 at 08:3739 Reply

      kalau kulitnya pakai coklat compound, pasti jadinya keras. Kalau mau soft, pakai yang jenis couverture… baca artikelku soal coklat couverture dan coklat praline… di search aja di atas

Leave a Comment