Tuesday, September 27

Apa Itu Soft Peak? Ini Arti & Perbedaannya dengan Hard Peak

Halo, teman-teman setia Cakefever! Siapa disini yang suka baking? Buat kalian yang memiliki hobi baking, pasti tahu arti kata dari soft peak. Tetapi, tenang saja, bagi kalian yang nggak tahu artinya, Cakefever akan memberikan informasi mengenai soft peak yang berkaitan mengenai bagaimana cara kita mengocok putih telur dalam sebuah adonan. Artikel ini cocok kalian baca sebelum membuat kue maupun dessert juga, lho. 

So, buat teman-teman setia Cakefever yang kepo, soft peak artinya, apa sih? Yuk, tunggu apa lagi? Simak penjelasannya dibawah ini, ya!

Soft Peak dalam Istilah Baking, Apa Artinya?

Visual Soft Peak yang Mengkilat dalam Baking | @thezestykatbakery - Instagram
Visual Soft Peak yang Mengkilat dalam Baking | @thezestykatbakery – Instagram

Teman-teman setia Cakefever, ternyata penting untuk kita mengetahui terminologi atau istilah dalam dunia baking, karena hal ini akan membantu dalam keberhasilan pembuatan adonan yang telah dibuat sehingga menjadi baik bahkan sempurna. Mungkin, sebagian dari kalian pasti pernah membaca resep yang menyuruh untuk melakukan perintah seperti “kocok adonan hingga kaku”. 

Nah, apabila menemukan perintah seperti itu dan teman-teman setia Cakefever mengocok putih telur atau krim menjadi soft peak (puncak yang lembut), maka kemungkinan besar kue yang kalian panggang akan menjadi lebih padat karena tidak mengikuti petunjuknya dengan baik. 

Baca Juga:  Tips Memelihara Kepercayaan Pelanggan di Bisnis Online

Soft Peak artinya tahap pengocokan putih telur hingga berbuih dalam jangka waktu tertentu dan adonan soft peak akan terlihat bervolume, mengeluarkan busa, mulai mengental, menjadi halus bersamaan. Ketika dirasa sudah cukup melakukan pengocokan, kamu hanya perlu mengangkat mixer dan dapat dilihat puncaknya akan memiliki tekstur lunak kemudian akan menggulung ke bawah seperti meleleh kembali. 

Salah satu alternatif yang akan memudahkan teman-teman Cakefever dalam membuat adonan soft peak adalah dengan menggunakan pengisi krim kocok dan dispenser krim kocok. Alat ini menghilangkan pemukulan fisik yang digunakan dengan cara tradisional. 

Mereka bekerja dengan menggabungkan pengisi daya dengan krim di bawah tekanan, sehingga mampu mencampur gas dan cairan bersama-sama dan membagi-bagikan sebagai krim kocok yang konsisten.

Perbedaan Soft Peak dan Hard Peak

Perbedaan Soft and Hard Peak | @getbuttonedup - Instagram
Perbedaan Soft and Hard Peak | @getbuttonedup – Instagram

Apabila kamu bingung dengan perbedaan soft peak dan hard peak, perhatikan perintah ini. Soft Peak artinya dalam sebuah resep yakni “kocok hingga mengembang”. Sementara itu, “kocok hingga kaku” adalah kalimat yang mengutarakan kamu harus menggunakan teknik hard peak dalam baking.

Baca Juga:  Pemanis Alami Pengganti Gula Untuk Kue

Dapat disimpulkan bahwa, soft peak artinya kocok mengembang, dan hard peak adalah kocok kaku. Soft peak artinya melakukan tahapan mengocok adonan putih telur atau krim hingga teksturnya seperti foam lembut. Biasanya, soft peak sering disebut sebagai “puncak tumpul” karena sewaktu kocokan mixer diangkat, adonan tersebut akan membentuk puncak tumpul yang mudah jatuh.

Hard peak atau “puncak kaku” memiliki makna lain yakni sebuah tahapan mengocok adonan putih telur atau krim sampai teksturnya benar-benar kaku dan apabila kamu mengangkat mangkuknya, adonan tersebut tidak akan tumpah.

Perbedaan keduanya, hanya pada durasi, semakin lama kalian mengocok sebuah adonan, maka akan semakin kaku tekstur yang telah dibuat. Oleh karenanya, jangan sampai salah membaca resep ya, teman-teman setia Cakefever!

Ciri-Ciri Adonan Kita Tergolong Soft Peak

Ciri-Ciri Adonan Soft Peak | @bentosuf - Instagram
Ciri-Ciri Adonan Soft Peak | @bentosuf – Instagram

Soft Peak artinya memiliki ciri-ciri putih telur telah mengembang dan memiliki tekstur lembut seperti krim. Warna yang dimiliki soft peak artinya putih bersih dan terlihat mengkilap. Biasanya, untuk melakukan tes apakah putih telur telah menjadi soft peak atau belum adalah dengan mengangkat pengocok mixer yang kalian gunakan.

Baca Juga:  Cara Mudah Mengocok Putih Telur Tanpa Mixer

Kemudian cek apakah adonannya membentuk kerucut tumpul dan apabila teman-teman setia Cakefever mengangkat wadahnya, adonan tidak akan tumpah. Kalian juga harus memperhatikan bahwa putih telur yang dikocok secara sempurna, tidak akan memiliki bagian cair. Namun, apabila kalian menemukan cairan mengendap di bawah adonan, buang saja cairan tersebut.  

Nah, itulah beberapa informasi mengenai soft peak yang dapat menambah wawasan kalian dalam dunia baking. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Sudah Baca Yang Ini?

Saran? Pertanyaan? or just say hi? Leave your comment yaah ^_^