Tepung roti dan adalah bahan yang sering digunakan sebagai lapisan luar gorengan seperti risol dan nugget agar lebih bertekstur renyah. Selain dan , ada juga yang disebut dengan tepung panko. Lalu apa bedanya antara ketiga nama tepung ini?

Mari kita lihat …

Perbedaan Tepung Roti dan Tepung Panir

Tepung roti, tepung panir dan tepung panko walaupun namanya berbeda-beda, sebenarnya berasal dari bahan yang sama, yaitu dari roti yang dikeringkan lalu digiling halus.

1. Tepung Roti
Tepung roti terbuat dari roti tawar kupas yang dikeringkan kemudian dihaluskan. Roti tawar kupas adalah roti tawar yang yang tidak ada bagian kulitnya, jadi hanya bagian roti yang berwarna putih saja.

Setelah roti dikeringkan, lalu digiling dengan ukuran butiran yang lebih kasar dibandingkan tepung panir. Dan karena berasal dari roti berwarna putih, maka pun warnanya lebih putih daripada tepung panir.

Tempura | Image by Mami Miyashima from Pixabay

Biasanya tepung roti dijadikan sebagai lapisan luar membuat makanan seperti nugget, tempura seafood dan ikan.

2.Tepung Panir
Tepung Panir dikenal memiliki karakteristik, bertekstur lebih lembut daripada tepung roti. Selain itu, perbedaan tepung roti dan tepung panir bisa dilihat dari warna tepung panir yang cenderung lebih gelap karena terbuat dari bagian pinggiran roti yang sudah dikeringkan dan digiling. Proses pengeringan tepung panir sendiri juga membutuhkan suhu panas yang tinggi. Untuk proses pengaplikasikannya biasanya Tepung Panir dijadikan sebagai lapisan dalam pembuatan risoles, kroket, adonan rolade dan berbagai makanan yang memiliki tekstur cenderung lebih lembut. Selain perbedaan karakteristik tepung panir dan tepung roti, biasanya gorengan yang dilapisi tepung roti juga lebih terasa renyah daripada tepung panir.

Tips Untuk Mengolah Tepung Panir dan Tepung Roti

Seperti yang kita ketahui, bahwa tepung roti dan tepung panir sama-sama digunakan untuk lapisan luar agar tekstur makanan lebih renyah. Untuk itu, bagi kalian yang menginginkan tepung panir maupun tepung roti menempel sempurna tanpa rontok, berikut yang bisa dilakukan saat mengolahnya :

1. Gunakan perekat seperti putih telur agar adonan merekat sempurna. Selain putih telur kalian juga bisa menggunakan larutan tepung untuk menggoreng makanan bercita rasa manis seperti pisang.
2. Ketika kita melapisi makanan menggunakan tepung roti maupun tepung panir, usahakan menepuk-nepuk perlahan supaya lapisan tepung menempel dan tidak mengotori minyak saat digoreng.
3. Setelah kalian membalurinya menggunakan tepung roti maupun tepung panir, sebaiknya jangan digoreng langsung. Simpan dulu dalam kulkas terlebih dulu agar tidak rontok saat digoreng.
4. Goreng menggunakan minyak dengan jumlah yang banyak sampai menutupi semua bagian makanan. Jangan lupa gunakan api sedang agar makanan merata sempurna,
5. Usahakan makanan jangan dibolak-balik agar lapisan tepung roti maupun tepung panir tidak rontok.

Cara Membuat Tepung Panir dan Tepung Roti Sendiri Di Rumah

Untuk kalian yang sedang di rumah saja seperti saat ini dan sedang ingin bikin goreng-gorenan, bisa banget membuat tepung panir dan tepung roti sendiri.

Baca Juga:  Pemanis Alami Pengganti Gula Untuk Kue

Untuk membuat tepung roti, hanya perlu menyiapkan roti berwarna putih yang sudah dikeringkan kemudian hancurkan menggunakan food processor atau blender kering. Namun jika tidak memiliki food processor di rumah, kita bisa menggunakan botol untuk menghaluskannya.

Cara pembuatan tepung panir juga memiliki langkah-langkah yang serupa. Bedanya pada tepung panir, gunakan roti bersama dengan kulitnya (tidak hanya bagian putihnya saja). Selanjutnya, jika para newbie in the kitchen ingin tepung panir dan tepung roti lebih tahan lama, simpan tepung dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang sejuk.

Itu dia perbedaan tepung roti dan tepung panir yang sama-sama sering digunakan sebagai lapisan gorengan. Jadi, biasanya para newbie in the kitchen lebih sering menggunakan tepung roti atau tepung panir untuk membuat gorengan lebih renyah? Jangan lupa juga untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah ya! Agar lebih ekonomis dan pastinya tepung yang dihasilkan juga hasilnya lebih banyak.

Ruli Wahyuni

Artikel Lainnya:

Saran? Pertanyaan? or just say hi? Leave your comment yaah ^_^