Perbedaan Margarin, Mentega, Butter dan Roombutter

Sebagaimana kebanyakan para newbie in the kitchen, jangankan beda sponge cake dan butter cake, beda margarin dan mentega saja awalnya aku juga tidak tahu.

Aku pikir mentega ya margarin :D Kalau butter itu ya wysman. Kalau roombutter itu ya mentega yang ada di dalam kaleng … hihihi …

Jadi di artikel ini aku bermaksud untuk share ke teman-teman sesama newbie in the kitchen mengenai perbedaan margarin dan mentega ini. Dan kira-kira apa efeknya bila mereka saling menggantikan.

Tentu saja sumber dari tulisanku ini dicomot dari berbagai sumber website ataupun majalah yaa …

Butter, Mentega dan Roombutter

Butter itu mentega. Roombutter itu ya butter juga pada dasarnya. Tapi kalo mamaku biasanya menyebut roombutter itu untuk butter yang dikemas dalam kaleng. Jadi butter yang berbentuk batangan dan harus disimpan di dalam kulkas, menurut mamaku itu bukan roombutter :)

Kalau bikin lapis legit, mama selalu mengatakan pakai roombutter ya! Artinya pakailah butter yang dikemas dalam kaleng dan tak perlu disimpan di dalam kulkas itu. Sebut merek: Orchid, Wysman, dll. Dari berbagai tulisan ada juga yang menyebutkan roombutter itu butter yang lebih wangi daripada mentega yang non-room :D … di Kursus dulu dengan Pak Yongki, waktu aku tanya soal roombutter ini, pak Yongki juga hanya menjawab singkat roombutter ya butter … nah, jadi ya sudahlah roombutter ya butter ya sodara-sodara. Gak usah pusing-pusing lagi hehehe…

Butter dibuat sejak kurang lebih 4000 tahun yang lalu dengan cara tradisional, yaitu memisahkan lemak dari susu dan mengocoknya terus sehingga memadat. Tidak ada penambahan bahan-bahan kimia disini, namun memang butter ini memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Tapi katanya butter juga memiliki kadar CLA (Conjugated Linoleic Acid) yang tinggi, CLA ini konon adalah antioksidan yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh.

Margarin

Margarin dibuat dari minyak nabati melewati proses hidrogenisasi dst. Yang katanya kurang baik dari margarin ini adalah lemak transnya. Jadi kalau beli margarin, pastikan dia tidak mengandung lemak trans atau trans fat.

Untuk detail soal manfaat dari margarin atau butter untuk kesehatan tubuh, silakan googling sendiri yah. Aku gak kompeten di sini untuk membahas soal sehat atau tidaknya baik si margarin dan butter ini.

Margarin dan Butter dalam Resep Kue

Nah ini yang sebenarnya penting nih buatku Newbie in the Kitchen. Apa sih bedanya penggunaan margarin dan butter dalam resep kue ?? kenapa ada yang harus pakai butter, kenapa ada yang boleh gonta ganti pake margarin dan kenapa juga ada yang pemakaiannya dicampur antara butter dan margarin?

Butter itu rasanya lebih gurih dan wanginya lebih enak. Kalau tidak percaya, coba colek dan cicipi butter yang ada di dapur dan colek juga margarinnya. Atau bisa juga olesi roti dengan butter dan dengan mentega, dan rasakan beda sensasi rasa gurih dan lembut butter dibandingkan margarin … *udahkayakpromosiaja*

Di suhu ruang, butter ini mudah meleleh. Sedangkan margarin tetap stabil di suhu ruang. Nah kira-kira sudah bisa mengerti gak kenapa kue yang dibuat dengan butter bisa tetap lembut berhari-hari di suhu ruang, sedangkan dengan margarin terasa lebih cepat mengeras?

Kalau kue baru matang dan hangat, mungkin lembutnya sih sama aja karena baik margarin dan mentega di suhu panas masih sama-sama cair. Tapi setelah kue didinginkan, di saat inilah bisa terasa bedanya kue dengan 100% butter dan kue dengan 100% margarin. Pakai margarin akan terasa lebih keras karena yaa itu tadi, si margarin ketika mencapai suhu ruang memadat kembali, sementara butter tetap letoy eh tetap lembut :D

Nah tapinya si margarin ini, walau aromanya tak sewangi mentega, tetapi margarin mempunyai daya emulsi yang bagus, memberikan cita rasa gurih dan mengurangi remah roti, sehingga mampu menghasilkan tekstur kue yang lebih memuaskan. Jadi tetap ada juga kelebihannya si margarin ini :)

Untuk aroma, sebenarnya sekarang margarin pun sudah ada yang diberi aroma tambahan ala butter sehingga bisa menghasilkan kue yang aromanya tak kalah dengan kue-kue dari butter. Coba saja lihat-lihat di rak supermarket, ada tuuh margarin khusus untuk cake dan cookies yang diberi aroma tambahan (gak mau sebut merek aaah)

Nah di beberapa resep ada yang mencampur butter dan margarin itu bukan tanpa tujuan, tapi memang disengaja agar kelebihan dari masing-masing lemak ini bisa saling melengkapi. Butter itu wangi dan lembut tapi dia terlalu lembut sehingga kurang kuat menopang struktur kue, dan harus dicampur margarin juga untuk membantu si kue bisa tetap kokoh. Jadi kalau lihat ada resep dengan campuran margarin dan butter, sekarang mudah-mudahan sudah paham kenapa si pembuat resep mencampur margarin dengan butter.

Ohya kue-kue kering yang menggunakan butter, harus memperhatikan saat pengocokan. Karena kalau butter dikocok kelamaan, minyaknya bisa keluar dan kuenya nanti meleber dengan suksesnya. Tipsku supaya gak gugup saat mengocok, sebaiknya si butter dikulkasin dulu. Lalu dipotong-potong sebelum dimikser. Nah kalau punya bowl mikser dari stainless steel, akan lebih baik karena stainless steel memiliki sifat dingin. Kecuali si bowl ini baru dipake diatas kompor yaa … hehehe.

Jadi apakah ada resep dengan butter yang tidak boleh diganti dengan margarin? Jawabku sih tergantung dari hasil akhir yang diinginkan. Karena si pembuat resep biasanya sudah mengetahui bagaimana hasilnya bila butter di resepnya itu diganti dengan margarin. Jadi kalo si pembuat resep mengkhawatirkan hasil akhir dari kue akan mengecewakan pemirsanya, maka biasanya si pembuat resep akan wanti-wanti untuk tidak menukar-nukar si butter dengan margarin. Tapi pada prinsipnya, margarin selalu bisa menggantikan butter.

Untuk margarin leleh atau butter leleh, juga selalu bisa menggantikan minyak sayur dalam resep ya. Tapi tentu saja akan ada perbedaan rasa dan tekstur. Margarin umumnya asin bahkan lebih asin daripada mentega asin (salted butter). Minyak sayur itu tidak ada rasanya. Jadi kalau mengganti minyak sayur dengan margarin atau mentega leleh, maka akan ada rasa asin yang masuk ke dalam resep tersebut. Pluuss inga-inga, margarin leleh akan perlahan memadat kembali di suhu ruang jadi akan ada sedikit beda di tekstur.

Butter dijual dengan dua rasa yaitu salted butter (mentega asin) dan unsalted butter (mentega tawar). Salted dan Unsalted butter bisa menggantikan dalam resep. Hanya saja perhatikan ketika mengganti unsalted butter dengan salted butter, maka kurangi garam dalam resep kalau kuenya tidak mau keasinan. Jangan lupa di salted butter sudah ada rasa asinnya ya!

Ohya, untuk butter yang unsalted biasanya dalam bentuk batang atau stik ukuran 227 gram yang dijual eceran di supermarket. Butter unsalted ini selalu dalam rak pendingin dan demikian pula di rumah kalau mau disimpan harus di dalam kulkas. Butter unsalted tidak seawet butter salted karena tidak mengandung garam. Garam itu berfungsi sebagai pengawet juga dalam makanan.

Margarin pun selain yang asin, juga ada unsalted margarine (Margarin tawar). Namun ini kurang umum dan rada susah nyarinya. Aku cuma nemu satu merek margarin di pasaran yang menjual versi unsalted-nya … Mereknya apa mba? | hmmm kasitau gak yaa? hehehe ….

Nah ini dulu ya sharingku untuk butter dan margarin. Untuk shortening, korsvet, minyak padat, dan lemak lainnya untuk sementara silakan googling dulu yaah :D

Artikel ini sudah dibaca 71423 kali. Semoga bermanfaat :D

  • Elnie

    Wah mbak, terima kasih lho! Saya baru banget masuk dunia baking. Masih pemula bener2. Baru belajar. Karena tulisan mbak saya jg baru paham perbedaan si butter sama margarin. So helpful :D

    elnienesia.blogspot.com

    • cakefever

      Senang bisa membantu :)

      • cakefever

        Kalau oven listrik biasanya tinggal set suhunya saja dan tunggu selama 10-15 menit untuk mencapai suhunya. Kalau mau cepat panas bisa api atas dan bawah dinyalakan bersamaan, lalu pada saat adonan dimasukkan, api atasnya dimatikan supaya permukaan kue tidak cepat gosong.

        Untuk lama pemanggangan ikuti resep, dan kenali sifat-sifat ovenmu karena walau sama merek, perlakuannya bisa tidak sama. Cara mudahnya adalah sering-sering memanggang dan memperhatikan hasil panggangan dari ovenmu itu Nie … :) Ini udah jurus klasik dari baking hehehe

  • yanti

    Tq ilmunya mba…
    Mau tanya soal butter. Kl utk pengocokan butter boleh pd saat butter msh beku mba?

  • cakefever

    Mentega tawar itu mentega yang gak asin. Kalau buttercream itu biasanya mentega yang dikocok dengan ada tambahan bahan lainnya. Kalau cuma ngocok mentega aja sampai mengembang juga sebenarnya itu juga buttercream sih … :D

  • Silvy

    Hi thanks info nya .ak mau nny ini gmn crnya membuat roombutter sendiri tnp kt membeli d supermarket?

  • suci agisni

    makasihh informasi nyaa

  • Heni

    Saya menikmati membaca tulisan-tulisan di blog mbak Ferona….thanks for sharing:)

  • Bunda iel&tita

    Love ur info dear.. Thankyou ????

    • http://www.cakefever.com/about Ferona

      tengkiu juga dearr… :)

  • Betty

    Kalo mentega boleh gak di ganti margarin? atau sebaliknya gitu,, thx before

  • noek

    info yg menarik….tx mbak………………

  • http://www.facebook.com/maria.a.siahaan.5 Maria Agustina Siahaan via Facebook

    thanks for the info… :)

  • Emily

    Makasih ilmunya mbak… Tp kok harga roombutter jauh lbh murah ya? Malah ada 1 merk roombutter yg di dusnya tertulis butter substitution (lupa2 ingat),apa ada beda ya antara butter n roombutter krn dr fisik menurutku jg beda :)
    Maap byk nanya,maklum newbie neh mbak

    • http://www.cakefever.com cakefever

      roombutter atau butter kalengan (menurut penafsiranku) harganya malah ada yang jauh lebih mahal. Kalo butter substitution atau lazim disebut Butter Oil Substitution itu memang bukan butter sebenarnya. Namanya juga substitusi atau pengganti. Dibuat untuk menggantikan butter, dan tentu saja harganya lebih ekonomis, cocok untuk jualan ;)