Resep Bika Ambon

Aku suka banget kue Bika Ambon, rasanya yang legit dan tidak terlalu manis membuat sepotong Bika Ambon tak pernah terasa cukup … 🙂 Bika ambon yang sedap itu adalah yang lembut, terasa aroma jeruk dan pandannya samar, hmmmmm yummy!

Membuat sebenarnya tidak susah dan tidak rumit. Yang bikin spaneng itu adalah membuat sarangnya si ini. Ternyata tidak semudah membaca resepnya hehehe …

Ini adalah resep Bika Ambon dari mbak Fatmah NCC. Aku sudah mencoba membuat Bika Ambon dari resep ini. Tambahan dariku adalah saat membuat santan hangat masukkan daun pandan dan daun jeruk untuk menimbulkan aroma pandan dan jeruk yang samar-samar sedap.

Dari hasil percobaanku, sarang dari Bika Ambon ini sudah bisa terbentuk, tapi masih belum sempurna. Malah ada beberapa kue yang sarangnya tidak terbentuk sama sekali … bantet gituw loh! Tapi tetap semangat, pantang menyerah! Nanti coba lagi yaa, kalo udah punya oven yang ada bolong-bolongnya di atas, hehehe.

Bahan-bahan Bika Ambon:


Bahan A:
100 gram tepung terigu protein sedang
200 ml air kelapa segar
11 gram ragi instant

Bahan B:
16 butir kuning telur
400 gram gula pasir
300 gram tepung sagu tani
600 ml santan kental matang (daun pandan + daun jeruk)
1 sdt garam
1 sdt vanilli

Cara Membuat Bika Ambon:

  • Aduk bahan A sampai rata, diamkan selama 15 menit.
  • Aduk rata : telur, gula, garam dan vanilli, lalu masukkan bahan A, dan tepung sagu, aduk rata sambil tuangi santan sedikit demi sedikit sampai santan habis. Saring.
  • Istirahatkan selama 2 jam.
  • Tuang adonan kedalam cetakan oval yang telah dipoles minyak tipis-tipis.
  • Panggang dalam oven panas yang pintunya setengah dibuka, sampai matang.

Catatan newbie in the kitchen:

  • Buat biangnya terlebih dulu, yaitu Bahan A
  • Untuk membuat santannya gunakan dua buah kelapa tua. Ambil santan kentalnya saja. Masak dengan api kecil hingga agak berminyak, masukan daun pandan, daun jeruk dan serai lalu disaring, supaya kuenya wangi
  • Katanya tepung sagu yang paling bagus untuk bikin bika ambon namanya tepung sagu ubi (packingnya kertas putih tebel tulisannya “Sagu Obi”).
  • Tiap menambahkan santan ke dalam adonan, aduk pelan-pelan. Aduk lagi setelah bahan A masuk.
  • Jangan lupa panaskan dulu loyang bika ambonnya ya, kalo lupa ntar sarangnya gak bisa terbentuk. Tandanya loyang sudah panas, waktu adonan dituang ke dalam loyang terdengar suara mendesis.
  • Adonan bika ambon ini dipanggang dengan suhu yang rendah, makanya disarankan agar mengganjal pintu oven supaya terbuka sedikit atau bisa juga menggunakan loyang yang atasnya bolong-bolong. Kalo ovennya terlalu panas, jadinya bika ambon bantet … hehehe
  • Kalau mau bagian atas kue berwarna kecoklatan, gunakan api atas sebentar saja ketika kue bikanya sudah matang ya.

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: