Perbedaan Mentega Putih, Korsvet dan Shortening

butter

Pertama sekali aku ketemu dengan Mentega Putih itu adalah saat belajar membuat bakpao dengan resep mbak Fatmah. Di situ tertulis salah satu bahannya adalah Mentega Putih. Dan aku dengan lugunya berpikir bahwa resep bakpao itu mesti pakai putih supaya warnanya putih, kalau pakai kuning nanti warna bakpaonya jadi kusam gitu… qiqiqiqi. Karena aku pikir putih itu sama saja seperti yang warnanya kuning, dan perbedaannya cuma di warnanya saja. Hahaha. Namanya juga Newbie. Maapin yak.

Di artikel Perbedaan Margarin, Mentega, Butter dan Roombutter sudah dijelaskan perbedaan margarin, mentega, butter dan roombutter, dan kali ini aku akan sharing perbedaan putih, dan .

Apa itu Mentega Putih?

Apakah Mentega Putih sama dengan Shortening?

Iya bener, itu adalah . Shortening dikenal ada dua macam, yang cair dan yang padat. Jadi itu padat atau solid .

Mentega putih walaupun namanya mentega, tapi bahannya tidak sama dengan mentega (Butter) yang terbuat dari bahan susu. Mentega putih bisa terbuat dari lemak nabati, lemak hewani atau campuran keduanya. Lemak cair ini dihidrogenisasi atau dijenuhkan sehingga menjadi padat. Margarin pun mengalami proses yang sama, namun bedanya shortening ini lebih padat dan tidak ada kandungan airnya serta tidak ditambahkan garam atau emulsi lainnya. Karena dalam pembuatannya shortening tidak diberi bahan tambahan lainnya maka warnanya pucat dan rasanya cenderung hambar. Titik leleh shortening pun lebih tinggi daripada margarin yaitu 40-44C.

Penggunaan Mentega Putih dalam Resep

Mentega putih umum digunakan untuk campuran , roti tawar, bakpao dan beberapa resep .

Memang untuk mendapatkan kulit bakpao yang putih tanpa harus menambahkan pemutih lagi (ini bukan pemutih pakaian seperti bayclin ya maksudnya), resep bakpao umumnya mensyaratkan penggunaan mentega putih sebagai salah satu bahan yang akan membuat tampilan bakpao putih. Selain itu peranan mentega putih juga sangat penting untuk mendapatkan tekstur bakpao yang fluffy.

Baca Juga:  Resep Sagu Keju yang Legit dan Meleleh Di Mulut

Dengan karakteristik mentega putih yang padat, tidak mengandung air dan titik leleh yang tinggi, kalau dipakai untuk membuat , maka buttercreamnya akan lebih kokoh dan tidak mudah meleleh di suhu ruang di Indonesia yang kadang bisa mencapai 33-35C (apalagi klo ada oven yang sedang nyala, hehehe)

Untuk penggunaan dalam , harap diingat bahwa mentega putih ini tidak mengandung air dan titik lelehnya yang tinggi maka untuk resep yang membutuhkan sensasi lembab dan meleleh di mulut sebaiknya tidak mengganti penggunaan /margarin dengan mentega putih ini.

Hasil akhir adonan setelah dipanggang akan berbeda dari resep yang awalnya meminta penggunaan lalu diganti dengan mentega putih. Misalnya untuk resep pie crust yang flaky (flaky itu krispy berlapis-lapis), biasanya akan meminta penggunaan shortening seperti mentega putih ini dan akan sulit didapat pie crust yang flaky hanya dengan penggunaan .

Korsvet

Beda Korsvet dan Mentega Putih

Korsvet dikenal sebagai pastry margarin. Penggunaannya untuk membuat lapisan-lapisan renyah pada puff pastry atau croissant. Walaupun bentuknya mirip dengan mentega putih, tapi ternyata tidak sama antara dan mentega putih.

Kalau mentega putih itu shortening padat dengan 100% lemak, sementara untuk korsvet sudah dimodifikasi dengan tambahan bahan lainnya yang disesuaikan untuk pembuatan pastry yang berlapis-lapis itu.

Korsvet di Indonesia umumnya ada 2 jenis : Shortening Pastry atau Pastry margarine yang saat pengolahannya dapat dilakukan di kondisi suhu ruangan. Yang kedua adalah Pastry Butter Sheet yang penanganannya harus dilakukan di tempat yang bersuhu dingin.

Jadi untuk yang sedang praktek belajar bikin croissant, pastikan menggunakan korsvet agar lapisan-lapisan renyah yang enak banget di croissant itu bisa sukses. Korsvet yang kualitasnya bagus konon harganya juga lebih mahal.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Lainnya:

No Comments

Leave a Comment