Mengapa Terigu Harus Diayak

Ilustrasi Tepung Terigu. Foto: Freeimages.com

Ilustrasi Tepung Terigu. Foto: Freeimages.com


Ketika membaca resep dan ada instruksi untuk mengayak terigu, maka instruksi ini tidak boleh diabaikan. Ada dua instruksi pengayakan terigu: yaitu:

  1. Terigu ditimbang lalu diayak atau
  2. Terigu diayak lalu ditimbang.

Untuk instruksi pertama, biasanya resep akan menuliskan kira-kira begini: 200 gram terigu, ayak. Instruksi ini jelas, timbang dulu terigunya sebanyak 200 gram, lalu baru diayak.

Untuk instruksi kedua, kira-kira tulisan resepnya: 2 cups terigu ayak. Itu kira-kira lho ya, yang penting jeli saja membaca resepnya itu maksudnya apakah terigu ditimbang dulu baru diayak, atau diayak dulu baru ditimbang.

Perbedaan instruksi ini penting karena berat terigu yang akan digunakan jadinya memang akan sedikit berbeda, bila ditimbang lalu diayak atau diayak dulu lalu ditimbang. Perbedaan ini terutama akan terasa signifikan bila ukurannya menggunakan cup atau cangkir.

Bila menggunakan cup atau cangkir sebagai ukuran, maka sebaiknya terigu diambil dengan sendok dan dimasukkan ke dalam cup, sampai ke permukaan cup lalu diperes pakai bagian belakang pisau supaya rata, tidak perlu dipadatkan.

Penting untuk diperhatikan, karena bila berat terigu terlalu berlebih dibanding yang dituliskan di resep, maka kue akan menjadi keras.

Terigu harus diayak dengan baik, karena berfungsi untuk:

  • Membersihkan terigu dari kotoran dan kutu-kutu bila ada.
  • Melepaskan butiran-butiran terigu yang menggumpal untuk memudahkan pengadukan terigu dengan adonan telur.
  • Menambahkan udara pada terigu sehingga terigunya menjadi lebih ringan (kalau perlu tiga kali diayak supaya mudah diaduk dan ringan kuenya)

Bila dalam resep terdapat bahan kering lainnya seperti bubuk dan tepung maizena, maka sebaiknya diaduk dengan terigu sampai tercampur  lalu diayak bersamaan masuk ke dalam adonan telur, untuk memastikan semua campuran tepung tercampur rata.

Artikel Lainnya:

14 Comments

  • mursid 16/09/2013 at 11:0800 Reply

    semua harus diayak ya….? thanks infonya

  • Icha 16/11/2012 at 10:1758 Reply

    Mba klo wificrem yg bebas gluten ada ga??
    krna sy bc komposisix ada terigu d dlmx
    thank’s

    • Ferona 16/11/2012 at 14:0549 Reply

      Wificrem itu maksudmu Whipped Cream yah? Kalo whipcream dairy (biasanya berbentuk cair) itu terbuat dari susu. Susu itu bukan gluten kan ya? Ini yang ada terigu di dalamnya itu whipcream non dairy ya?

  • rizki 05/06/2012 at 18:3739 Reply

    mbak kalo kata joy of baking di ayak dulu baru di ukur krn tepung yang sdh diayak beratnya akan menjadi berkurang

    • cakefever 05/06/2012 at 19:1204 Reply

      Iya. Kalo gak dijelaskan secara detail, ditimbang lalu diayak juga gpp. Tapi resep yang memang meminta ukuran presisi akan menyebutkan diayak lalu ditimbang. Karena klo ditimbang baru diayak, pasti ada saja tepung yang berkurang walau tidak seberapa banyak.

  • lusi 24/05/2012 at 21:0402 Reply

    mbak mau tanya nih krim kental itu apa ya dipasaran merknya apa ya….. sama tidak dengan whippy crem
    makasi ya mbak

  • nella sondang 29/11/2011 at 23:1332 Reply

    mbak…temanku klo buat kue atau cake..terigunya digongseng..katanya spy gk lembab dn kuanya awet/gk mudah kena jamur..Apa benar mbak..?

    • cakefever 30/11/2011 at 13:4907 Reply

      Yang pasti kalo digongseng, tepungnya jadi lebih kering karena lembab yang biasanya ada di tepung kan kena panas. Tergantung kuenya, gak semua kue butuh terigu yang terlalu kering ya. Kalo soal awet, gak selalu dari tepung. Kalo kuenya pake bahan basah seperti buah, ya pastinya tetap gak awet 😀

  • dena 17/01/2011 at 09:1735 Reply

    mbak, kl diresep utk buat bolu, brownies, dan sejenisny, kl g ditulis tepung teriguny jenis rendah, sedang, ato tinggi biasany pake tepung yg mana mbak.. kok kemaren aq lht bolu gulung pk yg tinggi ada jg yg sedang. emang ngaruh dmnny, mbak..
    makasih atas jwbny ya mbak..

    • cakefever 03/03/2011 at 17:3940 Reply

      protein rendah atau sedang untuk pembuatan cake atau brownies biasanya gak terlalu ada perbedaan. Hanya saja, kata Pakar, terigu protein rendah akan menghasilkan pori-pori kue yang lebih kecil ketimbang protein sedang.

      Yang harus diperhatikan hanya untuk pembuatan roti. Pembuatan roti biasanya menggunakan tepung protein tinggi, ataupun campuran dari tepung protein tinggi dan protein sedang.

      Itu saja Dena… 🙂

  • dena 24/12/2010 at 06:0737 Reply

    nambah lg mbak, sm merk tepungny apa sich mbak..
    matur nuwun..

    • cakefever 24/12/2010 at 09:3216 Reply

      Kalo yang keluaran Bogasari: protein tinggi: Cakra, protein sedang: Segitiga Biru, protein rendah: Kunci

  • dena 22/12/2010 at 11:5306 Reply

    mbak, bedanya tepung terigu protein rendah, sedang, tinggi, itu apa? serta contoh kueny apa?
    makacih..

Leave a Comment

%d bloggers like this: