Monday, May 23

Beda Alat Pengocok Adonan dan Alat Pengaduk Adonan

Seperti yang sudah dijelaskan di posting tentang Perbedaan Cara Mengaduk dan Mengocok Adonan, bahwa ada perbedaan mendasar antara instruksi mengocok adonan dan mengaduk adonan.

Karena mengocok adonan itu berbeda dari mengaduk adonan, maka alatnya pun seharusnya berbeda. Perbedaan mendasarnya adalah: Saat mengocok adonan kita mengharapkan agar cukup banyak gelembung udara yang terperangkap di dalam adonan. Sementara saat mengaduk adonan kita lebih mengupayakan agar semua bahan di adonan bisa tercampur rata.

Alat Pengocok Adonan

1. Mixer

Alat utama untuk mengocok adonan yang sebaiknya sudah dimiliki saat kita ingin mulai membuat kue yang adonannya harus dikocok adalah Mixer. Mixer serbaguna untuk pemakai rumhan terdiri dari dua jenis yaitu Standing Mixer dan Hand Mixer.

Dengan prinsip membeli perangkat sesuai kebutuhan, demikian pula untuk kita tidak mesti langsung membeli mahal. Karena mixer sekelas Kitchen Aid harganya jutaan, maka untuk tahap awal hanya memiliki hand merek lainnya sudah sangat memadai.

Kalau membeli hand-mixer, aku sarankan beli standingnya juga. Perbedaan harganya tidak terlalu jauh. Standing Mixer ini sangat membantu menghemat waktu karena saat sedang mengocok telur, kita bisa mengerjakan yang lainnya terutama bila saat membuat kue, hanya kita sendiri yang mengerjakan tanpa ada bantuan.

Selain itu pertimbangkan juga kapasitas bowl atau mangkuk mixer. Bowl yang terlalu kecil membuat kita kerepotan bila harus mengocok lebih dari 5 telur. Dari pengamatanku, Mixer Miyako memiliki bowl yang agak lebih besar dibanding hand merek lainnya.

Apabila ingin beralih ke dengan kapasitas yang lebih besar, perhatikan daya listrik yang dibutuhkan masing-masing mixer. Ada yang membutuhkan daya listrik yang cukup besar, sesuaikan dengan daya listrik di rumah ya.

Baca Juga:  Review Mixer Bosch tangguh untuk buat roti

Selain itu bila ada penawaran untuk membeli bowl ekstra, aku sarankan untuk tidak melewatkan penawaran itu. Terutama bila sudah mulai menerima orderan kue kecil-kecilan.

Dengan adanya bowl ekstra, kita bisa langsung mengocok adonan berikutnya tanpa harus menunggu mencuci dan mengeringkan bowl kita yang cuma satu-satunya itu 🙂

2. Balon Whisk (Egg Beater)

Whisk ini sangat berguna untuk mengocok adonan kering yang dicampur ke adonan cair. Juga efektif untuk mengocok telur.

Whisk ini biasanya terbuat dari stainless, namun ada juga yang berlapis silicon. Kalau yang silicon biasanya rada lemes, jadi kalau mau digunakan untuk mengocok adonan yang rada liat, sebaiknya pakai yang terbuat dari stainless jadi lebih kokoh dan kuat untuk mengocok adonan.

Kalau tidak punya whisk, bisa juga menggunakan sendok besar atau spatula untuk mengocok adonan.

Alat Pengaduk Adonan

Spatula

Spatula adalah sendok besar yang ujungnya terbuat dari karet fleksibel. Spatula kita gunakan untuk mengaduk adonan di dalam wadah seperti baskom atau mangkuk besar.

Selain yang berukuran sedang seperti yang biasa ada di Supermarket, sebaiknya miliki juga spatula besar (biasanya ada di Toko Bahan Kue).

Spatula besar nan lebar ini sangat berguna nantinya ketika harus melakukan aduk balik. Spatula yang lebar memudahkan kita dalam melakukan aduk balik adonan, sehingga adonan bisa cepat tercampur rata dan kita tidak perlu berlama-lama mengaduk adonan yang bisa menyebabkan adonan menjadi turun dan akhirnya jadi bantat.

Perhatikan juga apakah spatula karet tersebut tahan terhadap panas atau tidak. Ada spatula yang tahan panas dan banyak yang tidak tahan panas. Kalau tahan panas, spatula bisa digunakan untuk mengaduk adonan di atas kompor. Kalau spatulanya jenis yang tidak tahan panas, nanti karet spatulanya meleleh 🙂

Baca Juga:  Kenali Jenis Pengayak Tepung Si Kunci Sukses Membuat Kue
A Blogger, Lazy Gardener and Baking-Blues Baker ^_^

Sudah Baca Yang Ini?

8 Comments

Saran? Pertanyaan? or just say hi? Leave your comment yaah ^_^

%d bloggers like this: