Aneka Jenis-Jenis Ragi, Merek Ragi Instan&Cara Kerjanya

Sebagai seorang pemula di dapur , awalnya saya tidak memedulikan jenis-jenis kue ragi, hingga merek ragi instan untuk membuat kue. Tapi ternyata memiliki fungsi yang sama untuk membantu adonan lebih mengembang, ragi memiliki jenis-jenis tertentu dan tidak dapat diolah dengan benar-benar dapat membuat kue menjadi banyak dan bantet. Oleh karena itu, sebelum kita ingin menggunakan ragi sebagai pengembang adonan, saya ingin memperkenalkan jenis-jenis ragi, merek ragi dan cara membuat artikel di sini.

Mengenal Ragi dan Jenis-Jenisnya
Sebelum mengenal jenis-jenis ragi, ketahuilah bahwa ragi adalah bahan pengembang yang berasal dari spesies jamur bernama Latin Saccharomyces cerevisiae yang paling banyak diolah sebagai ragi roti. Ketika ragi ini dicampurkan dalam adonan akan diminta proses fermentasi yang akan membantu adonan kue mengembang.
Namun sebelum dicampurkan dalam adonan roti, ragi masih “hidup”. Cara memastikannya dengan melarutkan ragi bersama air dan gula secukupnya. Tunggu selama kurang lebih 7-10 menit, lalu periksalah terlebih dahulu. Jika muncul banyak gelembung atau buih, maka bisa dipastikan kalau ragi sudah siap digunakan.

Sedangkan untuk jenis-jenis ragi sendiri, di Indonesia mengenal ada 3 jenis ragi kue yang di jual dipasaran. Jenis ragi ini dibedakan dari bentuk dan kadar kelembapannya. Semakin tinggi kadar kelembapannya, maka semakin pendek masa tahannya. 3 Jenis-Jenis Ragi tersebut yaitu,

1. Ragi Basah atau Padat (Ragi Terkompresi)
Jenis ragi ini disebut “ragi versi jadul”, memiliki tekstur halus, padat dan berbentuk balok atau kubus kecil yang terbungkus aluminium. Ragi Basah ini, kira-kira mirip seperti kaldu blok, ya!
Diantara dua jenis-jenis ragi yang lain, Ragi Basah mudah sekali mati. Ragi ini hanya bertahan dalam suhu ruangan 2-3 hari saja. Oleh sebab itu, ragi ini sangat jarang ditemukan di toko bahan-bahan kue. Untuk merek ragi kue jenis ini, di Indonesia ada Pinnacle, Bintang Lima dan Bintang Merah.

2. Ragi Kering Aktif atau Koral (Ragi Kering Aktif)
Dibandingkan dengan ragi basah, Ragi Kering Aktif bisa bertahan dalam jangka waktu lama, yaitu sekitar 1 tahun dalam suhu ruangan. Jenis ragi ini memiliki bentuk butiran kasar dan seperti namanya, ragi kering aktif perlu dihidupkan sebelum dicampurkan dalam adonan. Cara menghidupkannya seperti yang dibahas di atas, ya para tukang roti pemula, yaitu memakai solusi air dan gula. Jika merek Ragi Kering yang terkenal di pasaran adalah Pinnacle dan Red Star.

3. Ragi Instan (Ragi Instan)
Sering membaca kata fermipan pada resep kue atau roti? Nah, fermipan sendiri adalah salah satu merek Ragi Instan yang terkenal di Indonesia. Ragi ini, berbentuk butiran yang lebih kecil dari ragi kering aktif. Untuk daya tahan, ragi instan lebih cepat mati dari ragi kering aktif, makanya kita perlu memindahkannya ke wadah kedap udara setelah membuka kemasannya.
Selain itu, jenis ragi kue ini juga tidak perlu dilarutkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Kita bisa langsung mencampurkannya ke dalam adonan dan terbukti lebih aktif untuk membantu kue mengembang sempurna. Untuk merek Ragi Instan sendiri di Indonesia sangat beragam, mulai dari harga murah hingga harga mahal. Aku akan menjelaskan sendiri, merek ragi instan yang sering digunakan dalam campuran adonan kue di bagian selanjutnya.

 

Baca Juga:  8 Jenis Tepung Non Gluten yang Aman Dikonsumsi

Merek Ragi Instan yang Sering Digunakan
Jenis ragi instan memang sangat sering digunakan, selain karena lebih praktis dan tahan lama, Ragi Instan juga bisa dengan mudah kita temui di pasaran tradisional, toko bahan kue sampai pusat belanja. Oleh sebab itu, tidak heran banyak merek ragi kue yang menjamur. Mulai dari harga murah hingga harga mahal. Tapi dari sekian banyak merek ragi yang dijual di pasaran 8 merek ragi ini yang paling terkenal untuk para tukang roti pemula.

1. Fermipan

Fermipan

Jenis ragi instan pertama yang sering digunakan oleh semua kalangan, baik pemula di dapur sampai toko kue adalah Fermipan. Fermipan ini merupakan merek ragi kue yang halal dan bisa disimpan berhari-hari di lemari es setelah kemasannya dibuka.
Fermipan akan membantu adonan kue kita lebih cepat mengembang maksimal dan matang. Untuk penggunanya sangat mudah, kita hanya perlu mencampurkannya langsung dengan bahan adonan kue, lalu menutupnya menggunakan kain basah beberapa saat sampai adonan mengembang sempurna.

2. Saf-Instan

Saf-Instan

selanjutnya adalah Saf Instan. Merek ini memang memiliki harga yang cukup mahal di atas fermipan tapi aroma tape yang khas akan memberikan cita rasa yang nikmat pada kue yang kita buat di rumah. Saf-Instan juga harus memiliki izin BPOM dan halal sehingga kita tidak perlu meminta jika ingin menggunakan tambahan adonan kue, donat sampai bakpao.

3. Ragi Instan Bruggeman

Ragi Instan Bruggeman

Selanjutnya ada jenis ragi instan merek Bruggeman. Merek ragi kue ini merupakan ragi yang penting dengan dua jenis varian. Bruggeman yang bagus untuk adonan dengan gula lebih banyak dan Bruggeman biru yang cocok untuk adonan dengan gula kurang dari 10%.
Khusus beberapa tukang roti pemula menggunakan Bruggeman Brown pada tambahan adonan croissant. Sedangkan Bruggeman Blue untuk tambahan adonan pastel.

4. Super GS Donat Special

Super GS Donat Special

Seperti namanya merek ragi kue ini biasa digunakan dalam campuran adonan donat, Super GS Donat Special. Ragi khusus adonan donat yang akan mengembang sempurna dan siap kenyal dan cepat matang. Selain itu, saat kita membuat donat menggunakan Super GS Donat Spesial, maka akan menghemat waktu kita dalam proses pembuatannya.

5. Ragi Instan Angel

Ragi Instan Angel


Kalau merek ragi instan ini juga penting dari luar negeri dan sudah mendapatkan sertifikasi halal, Ragi Instan Angel. Merek ragi kue ini terkenalnya dikalangan para pemilik usaha roti. Proses fermentasi dari jenis ragi ini akan membantu adonan mengembang lebih cepat dan cepat matang dipanggang. Hanya merek ragi kue Malaikat digunakan sebagai tambahan adonan membuat roti tawar, bakpao dan donat.

6. Mauri-Pen

Mauri-Pen

Merek ragi kue selanjutnya juga tidak kalah populer digunakan untuk adonan kue tambahan, Mauri-Pen. Produk ragi jenis ini sangat mudah didapat di pasar tradisional, toko bahan kue sampai pusat pengeluaran. Biasanya Mauri-Pen digunakan untuk tambahan adonan membuat roti, donat dan martabak. Lebih istimewanya lagi, Mauri-Pen bebas pengawet dan cocok sebagai campuran berbagai jenis terigu.

7. Ragi Instan White Rose

Ragi Instan White Rose

Bagi para pebisnis yang bergelut dalam bidang kue, pasti Ragi Instan White Rose sudah tidak asing lagi. Merek ragi kue jenis ini memang cocok digunakan campuran adonan dalam skala besar. Biasanya merek ragi White Rose digunakan untuk jenis makanan roti manis, roti tawar, donat dan bakpao. Kita juga bisa dengan mudah membeli Ragi Instan White Rose di toko bahan kue, pasar tradisional, pusat belanja sampai toko online.

8. Ragi Instan Koepoe Koepoe

Ragi Instan Koepoe Koepoe

Koepoe Koepoe menjadi salah satu merek ragi instan yang juga populer digunakan dalam pembuatan kue. Tidak hanya punya produk ragi, merek ini juga punya produk lain seperti penyedap makanan, pewarna makanan, lada putih, bumbu kue dan aneka pilihan lainnya. Untuk variasi ragi merek Koepoe Koepo memiliki tekstur butiran yang lebih kasar dan terbuat dari inti korels sehingga memberikan efek mengembang lebih cepat.

Nah , elit merek ragi instan di atas biasa digunakan sebagai tambahan adonan kue. Tapi masih ada merek-merek lain yang juga bisa kita beli di toko bahan kue sesuai anggaran dan kebutuhan. Selanjutnya saya akan berbagi informasi tentang cara kerja ragi pada proses adonan kue dan kesalahan dalam penggunaan ragi.

Cara Kerja Ragi untuk Kue
Setelah kita membuktikan itu jenis ragi kue yang akan kita gunakan selanjutnya bantuan ragi siap menerima ke adonan. Ragi disini akan menjalankan komponen untuk mengubah cadangan seperti terigu menjadi karbondioksida sehingga dapat mengembang dan mekar.

Setelah adonan diuleni, biarkan dalam suhu ruangan hingga mengembang. Proses ini sering disebut dengan proofing , yaitu proses pengecekan apakah ragi bisa aktif bekerja atau tidak. Kalau adonan bisa mengembang, maka proses proofing berhasil berhasil.
Setelah terlihat mengembang, adonan akan dikempiskan lalu didiamkan lagi hingga mengembang. Nah proses pemeriksaan kedua ini untuk membuat adonan roti sesuai keinginan.
Setelah mengembang lagi, adonan roti siap dimasukkan ke dalam oven. Suhu panas dalam proses pemanggangan dapat mematikan ragi, lho . Tapi jangan khawatir karena dengan ragi matinya, maka proses pengembangan pun selesai dan hasil adalah roti bertekstur empuk seperti sponsor.

Nah, setelah kita berhasil membuat ragi bekerja dengan baik pada adonan kue. Selanjutnya kita juga perlu tahu tentang masalah umum saat menggunakan jenis ragi apa pun merek ragi instan fermipan, mauri-pen dan berbagai merek ragi instan lainnya.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Ragi

Perlu kita ingat ragi merupakan bahan pengembang yang bisa jadi kita harus cermat saat menggunakan sebagai campuran adonan. Utamanya adalah mengembang terlalu lama. Jika berbagai jenis ragi, baik ragi instan maupun lainnya maka ragi bisa mati dalam suhu ruangan dan adonan akan tiba-tiba jadi kempes dan terasa keras kompilasi disentuh. Tidak hanya itu, saat ragi kue sudah mati di suhu ruangan maka roti yang dihasilkan akan terasa berat dan banyak kompilasi digigit.

 

Baca Juga:  Pengganti Buttermilk dan Sour Cream

Itu dia jenis-jenis ragi sampai merek ragi instan dan cara kerja serta kesalahan umum yang kita lakukan saat mencampurkan ragi dalam adonan kue. Bagaimana sebelum kita mencoba membuat kue di rumah kita sudah mengetahui jenis-jenis dan merek ragi instan yang sesuai sesuai kebutuhan juga menghindari kegagalan saat membuat kue. Jadi, mau mencoba membuat kue apa hari ini?

 

Artikel Lainnya:

No Comments

Leave a Comment

%d bloggers like this: