Resep Banana Chiffon Cake (berpinggang)

Kali ini mencoba lagi membuat banana dengan resep dari mbak Fatmah. Setelah sukses dengan Chiffon Cake Keju maka aku pun merasa PeDe untuk lanjut dengan Banana Chiffon Cake.

Sebenarnya kegentaran di awal itu adalah ketika memasukkan campuran halus dan kocokan kuning ke dalam kocokan putih . Adonan kuning telurnya lebih kental dan berat ketimbang yang di Chiffon Cake Keju yang tidak ada adonan tambahan seperti layaknya Banana Chiffon Cake ini.

Nah nah nah, emang sih jadinya kalo takut sesuatu malah jadi terlalu fokus ke situ dan lupa merhatiin yang lain. Karena sibuk merhatiin dan mraktekin bagaimana chiffon ini, aku akhirnya malah melupakan hal penting lainnya dalam membuat . Kira-kira apakah itu?

Lihat saja hasil Banana Chiffon Cake-ku ini. Mengembang sempurna, tidak bantat, … tapi berpinggang! Arrrgghhh!! — Ada yang tau gak kenapa chiffon cake-ku jadi berpinggang?

Baiklah, bagi yang ingin mencoba Banana Chiffon Cake yang lembut, ringan dengan semriwing rasa , silakan mencoba resep di bawah ini. Untuk rasa yang prima, gunakan yang sudah matang dan manis ya. Kalau pisangnya sudah wokeeh, gak perlu lagi pakai essence banana. Aku biasanya pakai raja atau ambon. Jangan pakai kepok ya, itu mending dibuat goreng saja, hehehe.

Resep Banana Chiffon Cake

Bahan A:

7 butir kuning
100 gram gula palm (palm suiker atau gula semut)
175 gram protein sedang atau rendah juga bisa (lihat di kemasan tepung terigunya yaa)
100 gram pisang ambon matang, haluskan
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh Double Acting (BPDA)
80 ml minyak sayur
1 sdt essence pisang/bumbu spekoek (ini sesuai selera saja. Aku bikin tanpa keduanya, dan baik-baik saja rasanya)

Bahan B:

250 ml putih telur (jangan tercampur dengan setitik pun kuning telur)
100 gram gula pasir
1/2 sdt Cream of Tar-tar (aku tidak pernah pakai, dan tidak apa-apa asalkan telurnya segar)

Cara Membuat Banana Chiffon Cake

  • Campur dan BPDA, aduk rata, sisihkan.
  • Kocok kuning telur dan gula palm hingga kental, tuang di tengah tepung terigu, aduk putar. Tuangi pisang halus dan minyak sayur. Aduk rata hingga menjadi adonan pasta, sisihkan.
  • Kocok bahan B hingga kaku. Perhatikan di sini titik kritis pembuatan chiffon. Walau dikatakan kocok putih telur sampai kaku,tapi jangan sampai kering permukaan putih telurnya. Ciri-cirinya kocokan putih telur terlihat masih mengkilap (soft peak).
  • Satukan adonan A dengan adonan B secara bertahap, hingga tercampur rata dan ringan.
  • Tuang adonan ke dalam chiffon yang tidak dipoles apa pun.
  • Panggang dalam suhu 150 derajat Celcius selama 90 menit atau hingga matang.
  • Angkat dan dinginkan dengan posisi terbalik.

 

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: