Banana Muffin – High Rise

Artikel ini bagian 2 dari 3 artikel dalam seri Muffin

Suatu hari di Starbucks Pejaten, aku melihat ada blueberry muffin dalam rak kaca. Muffinnya tampak besar, dengan puncak tinggi dan pinggiran yang melebar melebihi diameter cupcasenya … Teringat dengan muffin yang pernah aku buat dulu, kok gak kayak gitu ya penampakannya?

Jadi pengen bisa bikin muffin yang mengembang, menjulang tinggi deh !

Penasaran pun mendorongku untuk riset resep muffin. Setelah baca sana-sini, akhirnya memutuskan untuk mencoba resep dari Blog Eliza, tertarik dengan cerita dan foto muffinnya yang gueddeee bangeetsss :D

Berikut adalah resepnya dengan sedikit modifikasi dariku:

1 pound (3 1/2 cups) unbleached all-purpose flour (aku pakai terigu protein sedang)
4 teaspoons baking powder (Aku pakai Baking Powder Double Acting)
1/2 teaspoon baking soda
1/2 teaspoon table salt
1 1/3 cup granulated sugar (Aku pakai 1 cup gula pasir, 1/3 cup gula palem)
5 ounces (10 tablespoons) unsalted butter, melted and cooled slightly (Aku cuek pake butter Holman salted)
1 cup whole milk, at room temperature (aku pakai susu full cream UHT)
1 cup creme fraiche or sour cream, at room temperature (aku pakai 250ml Yoghurt plain yang kental)
2 large eggs, at room temperature
1 large egg yolk, at room temperature

How To

In a large mixing bowl, sift together the flour, baking powder, baking soda, and salt; mix well. In a medium mixing bowl, whisk together the sugar, butter, milk, creme fraiche or sour cream, eggs, and egg yolk until well combined.


Pour the wet ingredients into the dry, and fold gently with a rubber spatula just until the dry ingredients are mostly moistened (the batter will be lumpy)—there should still be quite a few streaks of dry flour.

Lanjut resep dalam bahasa Indonesia … :)

Setelah adonan kering dicampur dan diaduk pelan dengan adonan cair. Aku memasukkan potongan satu buah pisang ambon matang dan harum yang aku potong-potong kecil kedalam adonan. Aduk pelan, tak perlu sampai rata benar.

Eh iyaa… lupa bilangin, sebelum memulai menimbang bahan, oven sudah aku panaskan 200C untuk memastikan bagian atas dan bawah. Ini penting banget. Bagian atas oven yang panaslah yang akan membantu muffin terbang tinggi ke awan … *lebay.

Lanjuttt… Siapkan cetakan muffin, masukan cup case. Adonan muffin bisa dimasukkan dengan sendok es krim yang ada sweepernya atau masukkan semua adonan ke plastik segitiga dan semprotkan dari tengah ke dalam cup casenya.

Setelah itu aku taburi choco chips. Masukkan loyang dalam oven, tunggu sampai 20 menit … daan tada!! Muffinku melebar, mengembang dan menjulang seperti gunung!!

Berhasil! Berhasil! Berhasil!

Artikel dalam Serial ini: Muffin WiltonWhole Wheat Blueberry Muffins

Artikel lainnya:

Leave a Reply