Resep Kue Muffin Wilton

Muffin itu bukan kue kesukaanku. Lalu kenapa dibuat? Karena ini membuatnya cepat dan dengan tekstur yang cukup padat, maka cocok untuk dijadikan menu sarapan atau momen ganjal perut lainnya, hehehe.

Muffin Wilton
Muffin Wilton

Jadi  ini sebenarnya tergolong quick-bread (roti gitu) dan bukan termasuk golongan yang beriman, eh maksute golongan cake (kriuk, garing!). Walau bentuknya menyerupai cupcake, namun ia bukan cupcake, terutama karena teksturnya padat dan moist.

Untuk kali ini aku ingin mencoba resep dari blognya alm. Mbak Ruri, karena kabarnya resep muffin ini sudah dikenal enak.

Hasil percobaannya: Rasanya memang enak! Tapi aku masih penasaran, kok muffinku tidak menjulang tinggi seperti puncak gunung yaa padahal sudah pakai Baking Powder Double Acting?? Hu hu hu … nanti coba lagi aaah!

Bahan-bahan

350 gram tepung terigu serba guna
230 gram unsalted butter (mentega tawar)
110 cc air
2 gram garam (tidak perlu digunakan kalau pakai salted butter)
200 gram telur (kira-kira 3-4 butir telur)
300 gram gula pasir
8 gram Baking Powder Double Acting
50 gram Choco Chips

Cara Membuat:

  • Rebus butter (mentega), air dan garam sampai mendidih. Matikan api.
  • Masukkan tepung terigu + baking powder double acting ke dalam mangkok mixer, lalu masukkan campuran rebusan butter panas-panas secara bertahap dan perlahan sambil dimixer dengan kecepatan sedang sampai adonan menjadi hangat.
  • Setelah adonan hangat, baru masukkan telur satu persatu, terus lanjutkan pengocokan dengan mixer. Jangan memasukkan telur ketika adonan masih panas ya, ntar malah jadi telur orak-arik, bukannya muffin 😛
  • Masukkan gula ke dalam adonan, kocok sampai rata. Kalau tidak ingin ada rasa kres kres karena gula yang belum larut, maka gunakan gula halus atau gula biasa yang diblender halus.
  • Masukkan sebagian Choco chips, aduk rata dengan spatula.
  • Masukkan adonan muffin ke dalam cetakan muffin. Bisa dengan menggunakan sendok es krim atau menggunakan plastik contong yang dipotong ujungnya lalu semprotkan adonan ke dalam cetakan muffin sampai penuh.
  • Taburi permukaan adonan dengan sisa Choco Chips
  • Panggang di dalam oven dengan suhu 160° ± 25 menit

Catatan:

  • Oven aku panaskan di suhu 200 C. Ketika adonan masuk, 15 menit kemudian aku turunkan suhu ke 170 C sampai matang. Penting untuk muffin ketika adonan memasuki oven, oven sudah harus dalam kondisi panas maksimal. Tapi jangan dibiarkan terus di suhu tinggi yah, ntar muffinnya gosong.
  • Adonan aku semprotkan hanya 3/4 penuh, itu mungkin sebabnya muffinku tidak menjadi gunung yang meletus. Oleh karena itu untuk mendapatkan muffin yang membumbung, semprotkan adonan di tengah sampai penuh dan membumbung gituw loh. Muffin membutuhkan semua adonan untuk bisa menggunung cantik. Pakai piping bag ya (plastik segitiga/plastik contong), kalau disendokin saja memang rada susah bikin gunungannya.
  • Pastikan baking powder baik yang double acting maupun over acting (hehehe) yang digunakan kondisinya masih baik-baik saja.
  • Jangan membanting loyang seperti membuat sponge cake. Lagipula kalo dibanting, nanti adonannya berantakan keluar, xixixixie …
  • Jika ingin menyimpan muffin, bungkus muffin rapat-rapat  dengan plastik lengket (cling wrap) supaya tetap fresh, atau masukkan ke dalam wadah kedap udara lainnya (kantong ziploc atau tupperware-like). Muffin mampu bertahan 2-3 hari di suhu ruang, dan 2-3 bulan bila dibekukan dalam freezer.
  • Bila ingin menikmati muffin yang sudah disimpan, hangatkan dalam oven atau kukusan (atau magic jar) sebelum dihidangkan kembali. Sebaiknya tidak menyimpan muffin dalam kulkas, karena akan cenderung mengeras dan kering teksturnya.

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: