Tips Menyimpan Tepung

Tepung terigu dan jenis tepung-tepung lainnya merupakan bahan baku utama dari kebanyakan resep kue.

Pada awalnya aku hanya membeli tepung dalam jumlah secukupnya sehingga memang tidak pernah memikirkan cara penyimpanan tepung yang benar, karena biasanya tepung yang aku simpan tak pernah disimpan lama alias selalu cepat habis 🙂

Namun tidak demikian halnya ketika sudah memulai usaha kue, karena biasanya bahan-bahan kue dibeli dalam jumlah banyak agar bisa menekan biaya produksi. Itu pun aku masih menghindari beli tepung dalam bentuk karung, karena bingung harus disimpan dimana 🙂

Tips menyimpan tepung ini aku tuliskan karena beberapa kali tepung-tepung yang aku beli menjadi cepat kadaluarsa atau menjadi tengik. Ya salahku juga sih, beli-beli tapi setelah itu tidak aku gunakan karena lupa atau tidak sempat. Biasanya beberapa tepung yang akhirnya menjadi jarang aku habiskan disebabkan waktuku lebih banyak habis untuk membuat kue-kue dari terigu. Tepung seperti tepung beras, tepung sagu dan tepung-tepung lainnya seringkali harus tersimpan rada lama karena menunggu aku punya waktu luang untuk membuat kue dari jenis tepung non terigu.

1. Ketika menyimpan tepung, tutup rapat tepung dalam kantungnya. Aku biasa membeli penjepit khusus untuk kantongan, namun bila penjepit sudah habis, akhirnya diikat saja pakai karet gelang, hehehe.

2. Lalu aku masukkan ke dalam wadah kedap udara dan kemudian disimpan dalam kulkas di bagian penyimpanan sayuran. Bila memang tidak akan digunakan dalam waktu lebih dari sebulan, sebaiknya disimpan di freezer saja.

3. Tepung juga bisa langsung dimasukkan ke dalam wadah plastik atau kaca kedap udara dengan memastikan terlebih dahulu tidak ada air setetes pun di dalam wadah tersebut. Lalu jangan menyimpan tepung di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau pun terlalu panas karena akan cepat sekali mengubah kualitas tepung tersebut.

4. Setiap membuka kantung untuk mengambil tepung, ambil jumlah yang diperlukan dengan sendok yang kering dan bersih lalu segera tutup kembali.

5. Tepung yang sudah pernah dibuka hanya bertahan selama 6 bulan dengan catatan ia tidak terkontaminasi kotoran atau air dari sendok yang digunakan untuk mengambil tepung tersebut.

6. Sebaiknya jangan mencampur tepung yang sudah lama di dalam kontainer dengan tepung yang baru dibuka dari kemasannya. Kosongkan dulu tepung lama yang ada tersisa di kontainer, lalu baru masukkan tepung yang baru dibuka dari kemasan ke dalam kontainer tersebut.

Tepung gandum atau Whole Wheat biasanya tidak setahan biasa. Bila terigu biasa bertahan dari 6 – 9 bulan, maka tepung gandum bisa jadi hanya 3 bulan sudah akan mengalami perubahan rasa dan aroma.

Artikel Lainnya:

  • kalo saya sih suka simpennya di freezer. katanya mencegah adanya telur kutu ahuhuahua

  • vina

    mbaakk mau tanyaa boleh ga simpan tepung di dalam kulkas?

    • kenapa tepungnya mau disimpan di kulkaaaas ? 😀 boleh aja sih …

%d bloggers like this: