Tuesday, September 27

Tentang Logo Icon Blueberry CheeseCake Cakefever

Blueberry Cheese CakeAda teman yang nanya, kok setiap account CakeFever yang beredar di internet selalu pakai gravatar/avatar/logo foto blueberry cheese cake ini siy?

Karena ini adalah foto Blueberry Cheese Cake, kue pertama yang berhasil aku buat dengan tanganku  sendiri… Hehehe.

Aku ikut kursus di NCC tanggal 3 Agustus 2008. Waktu itu dekat dengan hari ulang tahunku dan aku berpikir ingin menghadiahi diriku sendiri dengan sesuatu yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Pikir punya pikir, kursus bikin kue lucu juga nih kayaknya 😀

Sebenarnya aku pengen ikut kursus membuat coklat praline, karena aku suka makan coklat praline tapi kantong jebul kalo keseringan beli … hihihi. Namun ketika sedang melihat-lihat jadwal kursus di NCC, eh ada kursus membuat dan Tiramisu. Hmmm, secara dakuw doyan banget dengan Blueberry -nya Starbucks yang satu slice harganya diatas Rp 20rb, kayaknya aku kudu ikutan kursusnya niiih. Dan ada tiramisu-nya pula! Mantap gan!

Pertama kali masuk kelas kursus, sumpe dakuw kikuk tralala.  Seumur hidup jangankan bikin kue, aku kalo ke dapur paling banter masak air, masak indomie dan masak nasi aja, xixixixie … Pengajarnya waktu itu Mbak Riana dan Mbak Eka. Aku telat datang pulak, satu resep Classic sudah selesai dibuat. Tapi syukur deh aku datang pas banget Blueberry akan diajarkan.

Dan TADA!! Here I am … tiba-tiba baking menjadi sesuatu yang mengasyikkan buatku. Mencoba resep, gagal, penasaran, ulang lagi, belajar otodidak dari milis dan web, beli buku resep, beli bahan, beli peralatan dapur, cicil satu-satu, ngiler-ngiler liat peralatan di Pantry Magic (pengen tapi mahal, hiks!).

Maka dari itu, aku selalu menggunakan foto blueberry cheese cake pertamaku ini sebagai identitas CakeFever. Keramat gitu loh… 😉

So Blueberry ini juga jadi penyemangat teman-teman yang juga sedang belajar bikin kue. Ini kue yang kalau dijual di kafe, harganya mahal loh satu slicenya. Dan tampilannya saat disajikan dan dinikmati rasanya sangat elegan dan terasa mahalnya. Tapi ternyata bikinnya semudah bikin brownies. Dan aku tu memang sering termotivasi mencoba bikin kue yang kalo dibeli per slicenya harganya cukup untuk modalin bikin satu-dua loyang brownies hahaha.

Jadi tetap semangat belajar bikin kue yah. Kalau rasanya putus asa gitu kok gagal maning gagal maning, ingatlah berapa penghematan yang bisa dilakukan kalau kita bisa membuat sendiri kue-kue yang mahal itu … #EmakEmakIrit

Artikel Lainnya: