Bolu gulung adalah salah satu kue andalan yang disajikan saat ada acara besar maupun saat ada tamu yang datang. Selain rasanya yang lezat, bolu gulung terbuat dari bahan yang sederhana dan bisa dipadukan dengan selai, madu atau cream. Proses pembuatannya pun cukup mudah. Namun jika anda memiliki masalah pada proses penggulungan bolu, cara menggulung bolu gulung kali ini akan memudahkan anda. 

Cara menggulung bolu gulung agar tidak robek atau retak

1. Pastikan tekstur kue “pas”

Sebelum membahas teknis cara menggulung bolu, pastikan terlebih dahulu bahwa kue bolu yang sudah matang memiliki tekstur yang pas. Pas dalam artian tidak terlalu keras dan lentur. Untuk mendapatkan tekstur yang lentur, anda bisa mencoba resep kue dan cara menggulung bolu gulung Meranti dan juga di artikel resep ini

2. Jumlah yang digunakan haruslah tepat.

Pada resep bolu Meranti tersebut terlihat bahwa ada bahan utuh dan tambahan kuning terpisah. Dengan begitu kue bolu akan lebih lentur dan mudah untuk digulung. 

3. Kematangan bolu harus sempurna

Tips menggulung bolu yang kedua adalah pastikan pula kematangan kue bolu tersebut sempurna, terutama bagian permukaan yang harus diperhatikan. Bagian permukaan kue bolu haruslah kering namun jangan sampai terlalu kering. Jika terlalu kering, maka ketika proses menggulung bolu, kue tersebut akan mudah retak dan pecah. 

Namun jika terlalu basah atau lembek, nantinya adonan akan menempel pada kertas minyak dan membuat tampilan bolu gulung tidak cantik. Untuk itu anda perlu memastikan permukaan kue tersebut telah matang sempurna. 

4. Oleskan selai secukupnya

Olesan pada bolu gulung sangat beragam. Ada yang lebih suka menggunakan selai buah strawberry, blueberry atau madu. Ada pula yang suka memadukan buttercream dan meses untuk dioleskan di bolu gulung. Apapun olesan yang anda pilih, sangat disarankan agar mengoleskan secukupnya. Ohya, bila menggunakan buttercream, pastikan bahwa kue bolu sudah dingin sempurna, kalau tidak buttercream akan meleleh keluar dari gulungan kue.

5. Menggunakan kain atau kertas minyak untuk menggulung bolu agar tidak lengket

Kain serbet dan kertas minyak bisa digunakan sebagai alas untuk menggulung bolu. Cara menggulung bolu gulung ini cukup efisien dan terbukti berhasil. Kain serbet yang digunakan tentunya yang bersih dan tidak digunakan untuk mengelap piring ya. Kain serbet ini tekstur kainnya berongga sehingga kemungkinan kulit bolu menempel sangat kecil walaupun digulung dalam kondisi masih belum terlelu dingin. 

Jika anda menggunakan kertas minyak, tarik secara perlahan agar kertas tidak robek. Kue bolu dengan permukaan yang kering akan mudah digulung menggunakan kertas minyak.

*Tips : Jika sudah tergulung jangan dibuka lagi dan ditekuk ulang karena dapat menyebabkan kue bolu anda patah

6. Padatkan gulungan

Setelah digulung, padatkan gulungan menggunakan alat yang berbentuk datar atau lurus. Seperti sumpit, bagian belakang pisau atau papan. Tekan gulungan menggunakan benda tersebut agar gulungan bolu semakin set. 

Langkah ini berguna agar gulungan tidak akan membuka dan gulungan lebih rapat. Tetapi untuk membuat kue bolu gulung lebih set, gunakan langkah selanjutnya. 

7. Simpan di kulkas agar bolu gulung lebih set.

Setelah berhasil menggulung bolu, sebaiknya simpan kue bolu gulung tersebut ke dalam kulkas. Tidak perlu lama-lama, jika ingin segera dihidangkan, bisa disimpan selama ± 1 jam di kulkas biasa (bukan freezer). Sedangkan untuk anda yang ingin menyimpannya, tidak apa, bolu gulung bisa tahan hingga 2 hari dengan suhu kulkas. Tetapi itu bergantung pula pada isian atau olesan yang digunakan.

Tips diatas bisa memudahkan kita kala menggulung bolu gulung agar tidak pecah. Kuncinya jika tekstur bolu tersebut pas, pemanggangan pas dan selama penggulungan anda berhati-hati, maka bisa diprediksi bahwa kue bolu gulung anda akan sukses tampil cantik dan lembut. Selamat mencoba 🙂

Ruli Wahyuni

Artikel Lainnya:

Saran? Pertanyaan? or just say hi? Leave your comment yaah ^_^