Resep Donat Water Roux (Goreng)

Sewaktu masih SMP, aku tinggal di sebuah desa di Sumatera Utara yang memiliki Toko Roti bernama Toko Helen. Toko Helen ini menjual yang menurutku rasa dan teksturnya yang lembut berisi belum bisa ditandingi oleh mana pun yang aku temukan di Jakarta.

donat water rouxDonat Helen itu hanya dijual dengan satu varian yaitu bersalut tepung gula. Pemiliknya mungkin tidak merasa harus berinovasi dengan donatnya karena pemilik gerai seperti Jco dan Dunkin Donut belum merambah ke kotanya.

Namun itu pula yang membuatku merasa donat favoritku itu ya donat berlapis tepung gula. Bukan donat dengan aneka topping yang fancy-fancy. Karena topping yang terlalu enak malah akan meniadakan rasa donatnya itu sendiri.

Donat yang enak menurutku bahkan tanpa topping pun tetap enak disantap, karena rasa gurih dan manis yang samar dipadukan dengan lapisan kulit luar yang agak crunchy karena baru diangkat dari penggorengan. Hmmmm donat hangat yang nikmat seperti itu bisa bikin lupa daratan makannya tuh …

Sampai sekarang aku masih belum bisa menemukan cara mereproduksi donat kesukaanku tersebut. Namun sambil terus menanti, aku tetap mencoba resep-resep donat.

Resep donat berikut menggunakan metode water roux. Water roux atau Tang zhong ini dikenal sebagai starter dalam pembuatan roti. Starter ini berbentuk pasta terigu. Seharusnya terigu itu dimasak dengan suhu 65 C, namun karena aku tidak punya termometer semacamnya candy thermometer gitu, ya sudahlah pokoknya dimasak sampai kental ^_^

Konon kabarnya dengan Tang Zhong ini, roti akan lebih empuk lebih lama daripada tanpa Tang Zhong. Aku belum mencoba soal keempukan yang tahan lama ini, sebab donatku tidak pernah bertahan lebih dari satu hari. Mungkin kapan-kapan aku akan sediakan waktu untuk membuat roti dengan Tang Zhong dan tanpa Tang Zhong, lalu dibiarkan selama tiga hari.

Pada resep donat di bawah ini aku tidak lagi menimbang ulang pasta Water Roux/Tang Zhongnya. Langsung aku pakai semuanya. Jangan heran kalau adonannya lembek dan terasa lebih basah. Tapi nanti setelah diuleni dengan tangan dan diberi taburan terigu, adonannya jadi lembut dan tidak terlalu basah lagi.

Bahan Pembuat Donat

Bahan A:
6 gram ragi instan
2 sdm gula pasir
125 ml air hangat

Bahan B – Water Roux:
50 gram terigu
250 ml air

Bahan C:
400 gram terigu protein sedang
100 gram terigu protein tinggi
100 gram gula
27 gram susu bubuk

50 gram mentega
2 butir telur

Cara membuat Donat :

Buat larutan A, dengan cara memasukkan ragi instan dan gula ke dalam air hangat di dalam gelas, lalu dikocok sebentar. Tunggu kira-kira 10 menit atau sampai larutan air sudah berbuih sampai ke puncak gelas. Ini menandakan ragi masih aktif sehingga ketika bertemu gula dan air hangat, si ragi langsung “hidup”.

Sambil menunggu Larutan A berbuih, siapkan Bahan B yaitu adonan yang biasa disebut Water roux. Masak terigu dengan air sampai kental dengan cara terigu diaduk-aduk di dalam air. Setelah kental, sisihkan dan biarkan sampai agak dingin.

Siapkan Bahan C, campur semuanya (A,B,C) di dalam wadah yang agak besar karena di wadah ini semua bahan akan dicampur dan diaduk. Setelah Bahan A, B, C tercampur rata baru secara berirutan, masukkan telur (aduk rata) lalu masukkan mentega dan aduk rata.

Langkah berikutnya aku menggunakan mixer Boschku untuk mengaduk adonan sampai adonan terlihat kalis.

Setelah adonan kalis, bulatkan adonan dan biarkan sampai mengembang 2x lipat (kira-kira 20-30 menit tergantung suasana hangat dan lembab di sekitar wadah adonan.

Setelah mengembang, adonan aku gilas dengan ketebalan sekitar 1 cm kemudian aku cetak dengan cetakan donat.

menggoreng donatSetelah dicetak, biarkan adonan sekitar 10 menit sebelum mulai memanaskan minyak untuk menggoreng donat. Bila aku bermaksud untuk membekukan adonan donat untuk diproses lain waktu, maka ketika adonan sudah aku cetak langsung aku susun di wadah pendek-pendek dan ditutup rapat lalu langsung masukkan ke freezer. Nanti ketika mau digoreng, donat tersebut tinggal dikeluarkan dari freezer biarkan suhu ruang dan kasih waktu lagi agar adonan agak mengembang baru kemudian digoreng.

Ketika menggoreng donat, jangan gunakan api besar karena donat akan cepat sekali menjadi gosong. Gunakan api kecil dan minyak yang banyak.

Jangan terlalu sering membolak-balik donat. Biarkan matang dulu satu bagian, baru kemudian donat dibalik dan digoreng sampai matang pula. Angkat donat dan segera tiriskan di atas tissue dapur atau kertas minyak. Setelah itu bisa diproses ke topping sesuai selera. Kalau aku sih cukup donatnya dibaluri gula donat saja udah bahagia banget kok 🙂

Bila menggoreng donat dengan minyak sayur biasa, maka sebaiknya segera dinikmati sebelum akhirnya si donat menjadi berminyak/basah. Karena itu aku biasanya membekukan donat dan hanya menggoreng ketika ingin dimakan.

Kalau ingin donatnya tidak bergelimang minyak, maka bisa menggunakan minyak padat yang bisa dibeli di toko bahan kue. Tapi kalau untuk makan keluarga di rumah, aku tidak menyarankan menggunakan minyak padat ini. Gunakan saja minyak sayur biasa. Minyak padat ketika di dalam tubuh akan kembali memadat, jadi kurang baik bila mau dikonsumsi terlalu sering apalagi untuk cemilan si kecil.

Demikian yah sedikit sharingku untuk donat. Semoga membantu 🙂

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: