Cara Membuat Self Rising Flour

Self rising flour - tepung terigu dengan bahan pengembang
Ilustrasi: | img:kaboompics-Karolina from pexels

Apa sih Self Rising Flour? Self Rising Flour, terjemahan bebasnya: tepung yang sudah memiliki bahan pengembang di dalamnya. Kalau beli , baik itu serba guna atau protein tinggi untuk membuat roti, tidak ada satu pun yang sudah memiliki bahan pengembang di dalamnya.

Dengan menggunakan Self Rising Flour, berarti kita tidak perlu lagi menambahkan bahan pengembang lagi ke dalam adonan. Ini solusi praktis buat kita yang tidak terlalu sering membuat kue atau cake yang membutuhkan bahan pengembang seperti baking powder atau baking soda.

Bahan pengembang itu masa aktifnya tidak lama. Dari saat dibuka dari kemasannya, bila pun kita tutup kembali dengan rapat, maka setelah 6 bulan kita harus cek lagi kadar keaktifannya. Cara memeriksa kadar keaktifan bahan pengembang ini adalah dengan memasukkan sedikit bahan pengembang ini ke dalam air hangat. Bila terlihat gelembung-gelembung yang cukup banyak berarti masih aktif. Namun bila gelembung-gelembung udaranya terlihat sedikit, bisa jadi bahan pengembang yang kita simpan ini sudah kurang aktif. Bahan pengembang yang keaktifannya diragukan seperti ini, hanya akan memberikan “harapan palsu” kepada kita. Bila kita tetap nekad menggunakannya, maka jangan heran kalau kue atau cake kita tidak mengembang seperti yang kita harapkan.

Tepung dijual di toko bahan kue dan juga di beberapa supermarket. Harganya relatif lebih tinggi daripada tepung terigu biasa. Harganya dalam kemasan 400 gram berkisar dari 12 ribuan – 15ribuan. Jadi memang pilihan membeli buat kita, biasanya memang karena alasan kepraktisan atau karena resep yang mau kita coba meminta tepung .

Kalau resep yang meminta, nah di sini baru berasa repot, karena resep yang mensyaratkan Tepung Self Rising ini biasanya sudah tidak lagi mencantumkan berapa ukuran Baking Powder yang dibutuhkan. Nah jangan panik, jangan bingung, karena kita bisa membuat Self Rising Flour sendiri.

Self Rising Flour pada dasarnya gabungan dari tepung terigu, Baking Powder dan Garam. Dengan ukuran sebagai berikut :

Untuk 1 cup tepung terigu serba guna, campurkan 1,5 sendok teh baking powder dan 1/2 sendok teh garam. Lalu aduk rata. Dan sudah jadilah 1 cup . Untuk penggunaannya dalam resep, tinggal mengikuti jumlah yang disebutkan. Sisa Self rising flour bisa disimpan dalam wadah tertutup rapat dan simpan dalam gelap. Karena baking powder sudah tercampur dengan terigu dan terkena udara, maka waktu simpannya pun lebih singkat, jangan lupa buat label tanggal berapa Self Rising Flour tersebut dibuat. Buatlah Self rising flour dalam jumlah sedikit, sedapat mungkin bisa dihabiskan untuk satu resep.

Untuk penggunaan Self Rising Flour dalam resep cake, tidak disarankan. Sebab biasanya untuk resep cake sudah memasukkan juga bahan pengembang dalam komposisinya. Namun bila terpaksa juga menggunakan self rising flour, in dia tipsnya:

1. Untuk pembuatan roti yang sudah menggunakan ragi, bila terpaksa bisa menggunakan Self Rising Flour dengan meniadakan penambahan garam yang disebutkan di dalam resep. Karena di dalam komposisi Self Rising Flour sudah terdapat garam.

2. Untuk pembuatan cake, hilangkan semua baking powder dan garam bila diminta dalam resep.

Semoga membantu.

Artikel Lainnya:

%d bloggers like this: